Kementerian ESDM Awasi Migrasi Konsumen ke Pertalite Pascakenaikan Harga Pertamax
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengantisipasi pergeseran konsumsi dari Pertamax ke Pertalite setelah harga Pertamax naik signifikan.
Pemerintah memperketat pengawasan realisasi kuota Pertalite yang tahun ini ditetapkan sebesar 29,2 juta kiloliter (kl) untuk menjaga beban fiskal negara.
>>> Dishub DKI Tiadakan Car Free Day Akhir Pekan Ini karena Acara Internasional
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyatakan koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga terus dilakukan untuk memantau pergerakan konsumsi harian.
Berdasarkan pemantauan selama dua hari terakhir, tingkat perpindahan konsumen dilaporkan masih dalam batas aman.
"Itu juga fakta yang tidak bisa dipungkiri bahwa akan ada kemungkinan besar pergeseran. Tadi kami sudah berdiskusi dengan Biro Pertamina Patra Niaga.
Alhamdulillah tidak terlalu besar shiftingnya," ujar Dwi Anggia.
Pengawasan di lapangan ditingkatkan melalui pemanfaatan sistem digital guna mencegah lonjakan konsumsi BBM bersubsidi yang tidak terkendali.
Salah satu instrumen utama yang dioptimalkan adalah penerapan QR Code dalam setiap transaksi pembelian.
"Dan antisipasi, mitigasi pasti dilakukan.
Misalnya saat ini untuk akses BBM subsidi kan menggunakan QR ya, walaupun mungkin banyak juga oknum-oknum yang mengakali ini.
Namun pemerintah, Menteri ESDM sudah meminta untuk Pertamina dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan di bawah," tutur Dwi Anggia.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak mengubah harga Pertalite demi mempertahankan daya beli masyarakat yang paling membutuhkan.
>>> Dua Hatchback Listrik dari Prancis dan China Mirip Kembar, Terinspirasi Reli
Masyarakat diimbau memiliki kesadaran tinggi dalam menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan haknya.
"Yang paling penting kesadaran dari masyarakat yang tumbuh. Mana yang haknya, mana yang bukan haknya, itu sih yang lebih penting.
Update Terbaru
Republik Demokratik Kongo Tantang Portugal di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:13 WIB
Kolombia vs Uzbekistan: Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Smart Parents Network Gelar Aquatic Floating Yoga di Menteng
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Kemendiktisaintek Buka Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur Seleksi Mandiri
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Nimble Luncurkan Sharepower, Power Bank Unik yang Bisa Dibagi Dua
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Adrian Wibowo Resmi Gabung FC Wacker Innsbruck di Liga Austria
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Kylian Mbappe Cetak Dua Rekor Bersama Timnas Prancis
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Komisi XI DPR Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Rabu / 17-06-2026, 15:09 WIB
Penjualan Retail Mobil Mei 2026 Turun 5,3 Persen, Toyota Kokoh di Puncak
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Tamara Tyasmara Lega Vonis Yudha Arfandi Tetap 20 Tahun Penjara
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Airtel dan TNI AD Perluas Jaringan Seluler di Arunachal Pradesh
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Pemerintah Siapkan Stimulus Non-Tunai untuk Kelas Menengah Bawah
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
KKHI Makkah Pulangkan 142 Jemaah Haji Sakit Lewat Program Tanazul
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Kawasaki Brusky 125 Siap Bersaing dengan Suzuki Burgman Street 125 EX
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB






