Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 7,38% sepanjang periode 8 hingga 12 Juni 2026.

Pada penutupan pekan ini, IHSG berada di level 6.007,6, meningkat signifikan dibandingkan pekan sebelumnya yang sebesar 5.594,7.

>>> Tren Sporty Chic: Padukan Jersey Sepak Bola dengan Gaya Feminin

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut melonjak 7,31% menjadi Rp 10.524 triliun, bertambah Rp 717 triliun dari pekan lalu yang senilai Rp 9.807 triliun.

Saham FORU Pimpin Top Gainers

PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menjadi pemimpin top gainers dengan kenaikan harga saham mencapai 132,72%.

Harga saham FORU melonjak dari Rp 1.620 menjadi Rp 3.770 per lembar.

Emiten lain yang mencatatkan kenaikan signifikan antara lain PT Multitrend Indo Tbk (BABY) yang melejit 78,57% menjadi Rp 200, dan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) yang melonjak 69,17% menjadi Rp 406.

>>> BYD Dorong Regulasi PHEV Setara dengan Mobil Listrik Murni

PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) meningkat 61,19% menjadi Rp 216, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 56,27% ke Rp 14.025, dan PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) terangkat 53,73% menjadi Rp 206.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) menguat 47,52% ke posisi Rp 149, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 47,91% menjadi Rp 1.190, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) meningkat 46,38% menjadi Rp 20.200, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terkerek 46,15% ke level Rp 456.

Top Losers: DPUM Pimpin Pelemahan

Di sisi lain, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) memimpin top losers dengan pelemahan sebesar 34,09% menjadi Rp 116 dari sebelumnya Rp 176.

PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) anjlok 25,44% menjadi Rp 252, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) ambrol 23,04% ke Rp 177, dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) jeblok 19,75% menjadi Rp 200.

>>> Barcelona Ancam Pidanakan Florentino Perez Terkait Kasus Negreira

PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) tergelincir 19,5% menjadi Rp 128, PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) terpangkas 19,38% menjadi Rp 97, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) turun 18,84% ke Rp 336, PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) merosot 17,42% ke Rp 109, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) jatuh 17,16% menjadi Rp 7.000, dan PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) terpangkas 13,98% menjadi Rp 14.300.