Presiden Real Madrid Florentino Perez menyatakan siap menghadapi gugatan hukum dari Barcelona. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan stasiun televisi laSexta.

"Barcelona akan sangat baik jika menggugat saya. Jika mereka merasa harus melakukannya, silakan saja," kata Perez.

>>> Raja Isa Sarankan Timnas Indonesia Uji Coba Lawan Negara Afrika Papan Atas

Perez kemudian berusaha melunakkan komentarnya mengenai korps wasit yang sempat disebut memperkaya diri. Ia mengklaim ucapan itu hanya sebuah kiasan.

Sorotan tajam tetap diarahkan ke kasus Negreira yang melibatkan pembayaran Barcelona kepada mantan wakil ketua Komite Teknik Wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira.

"Untuk melawan Madrid, dengan laporan-laporan yang bahkan tidak ada," ujar Perez.

Real Madrid mengklaim mengalami kerugian akibat bias wasit dan sedang menyusun dokumen besar terkait hal tersebut. Dokumen itu juga telah dibicarakan dengan Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

>>> ESDM Setujui 664 RKAB Minerba 2026, Sejumlah Pengajuan Masih Dievaluasi

"Sebanyak 18 poin dicuri secara terang-terangan musim ini," tegas Perez.

Tuduhan itu mendapat respons keras dari manajemen Barcelona. Wakil Presiden Barcelona Rafa Yuste menilai komentar Perez sebagai pengalihan isu.

"Ini adalah manuver untuk menutupi bencana olahraga," kata Yuste. Ia mengecam sikap Perez dan menilai komentar tersebut penuh kebohongan demi menutupi situasi internal Madrid.

>>> Sweeker dan Senso: Virtual Pet Era Baru dengan AI di Shenzhen

Ketegangan ini muncul setelah Barcelona mengalahkan Real Madrid 2-0 dalam El Clasico yang memastikan gelar juara liga.