Pertamina Pastikan Stok Pertalite Aman Usai Harga Pertamax Naik
PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Pertalite tetap tersedia dan dapat diakses masyarakat meski harga BBM nonsubsidi Pertamax mengalami penyesuaian.
Perusahaan menegaskan tidak terjadi kelangkaan Pertalite. Distribusi bahan bakar subsidi tersebut ke jaringan SPBU di berbagai daerah juga disebut berlangsung normal.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan pihaknya terus mengawasi kondisi stok dan penyaluran BBM secara real-time di seluruh wilayah Indonesia.
“Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ungkap Roberth.
Untuk menjaga pasokan energi, Pertamina mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok melalui terminal BBM, fasilitas penyimpanan, lembaga penyalur, armada distribusi, serta sistem pemantauan yang terintegrasi.
>>> Timnas Indonesia Target Juara Piala AFF 2026 Bersama John Herdman
Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan di seluruh daerah.
Jaringan infrastruktur yang tersebar dari Sabang hingga Merauke disebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga kelancaran distribusi. Dengan dukungan tersebut, perusahaan dapat merespons lebih cepat ketika diperlukan tambahan pasokan di wilayah tertentu.
Roberth menjelaskan koordinasi terus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan dan unit operasi di delapan regional perusahaan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi layanan energi.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya dengan jaringan unit operasi kami di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8) dalam rangka melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” katanya.
Pertamina juga telah menyiapkan skema penguatan distribusi apabila terjadi lonjakan kebutuhan BBM di suatu daerah agar ketersediaan pasokan tetap terjaga.
Selain menjaga stok, perusahaan memastikan penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai aturan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
Di akhir keterangannya, Pertamina mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak dengan membeli sesuai kebutuhan serta menyesuaikan jenis bahan bakar dengan kendaraan yang digunakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan. Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi dengan optimal serta memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga,” ujar Roberth.
Update Terbaru
Anne Hathaway Alami Katarak Dini, Buka Kesadaran Publik
Sabtu / 13-06-2026, 16:16 WIB
Brasil Hadapi Maroko di Grup C Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 16:12 WIB
Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 15-17 Mei 2026, Seri Keenam Balap Motor Dunia
Sabtu / 13-06-2026, 16:09 WIB
Timnas Indonesia U-19 Bidik Medali Perunggu Piala AFF U-19 2026
Sabtu / 13-06-2026, 16:08 WIB
Alumni LPDP Rosi Setyo Nugroho: Kejujuran Kunci Sukses Wawancara Beasiswa
Sabtu / 13-06-2026, 16:08 WIB
Pengguna Motor Listrik di Bekasi Mulai Beralih ke Baterai Pribadi
Sabtu / 13-06-2026, 16:08 WIB
Bapanas Gandeng Satgas Pangan Tindak Pedagang Beras Nakal
Sabtu / 13-06-2026, 16:08 WIB
IHSG Melonjak 7,38 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 10.524 Triliun
Sabtu / 13-06-2026, 16:08 WIB
Fenomena Pengguna Motor Listrik Beralih ke Baterai Pribadi
Sabtu / 13-06-2026, 16:07 WIB
Empat Cara Menenangkan Sistem Saraf untuk Kurangi Stres
Sabtu / 13-06-2026, 16:07 WIB
Harga Komoditas Unggas Menguat Sepanjang Mei 2026
Sabtu / 13-06-2026, 16:07 WIB
Google Hadirkan Fitur Daily Brief untuk Ringkasan Harian di Gemini
Sabtu / 13-06-2026, 16:04 WIB
Penjualan Mobil LCGC Turun 23 Persen, Tergerus Mobil Listrik Murah
Sabtu / 13-06-2026, 16:04 WIB
Penjualan Mobil LCGC Turun 23 Persen, Tergerus Tren Mobil Listrik Murah
Sabtu / 13-06-2026, 16:02 WIB






