Cesc Fabregas, pelatih Como yang juga mantan pemain Barcelona, membuka peluang untuk melatih Real Madrid di masa depan.

Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan Cadena COPE. Fabregas menegaskan tidak memiliki batasan tegas terkait klub yang akan dilatihnya.

>>> Kebijakan Visa AS Ancam Kehadiran Suporter di Piala Dunia 2026

"Saya tidak punya batasan tegas. Satu hal yang saya tegaskan sejak awal adalah saya tidak ingin menjadi asisten pelatih lagi.

Saya jelas ingin menjadi pelatih kepala," ujarnya.

Namun, ia mengaku belum memikirkan secara serius tawaran dari Real Madrid. Fabregas saat ini fokus menyelesaikan musim bersama Como.

Kinerja Impresif di Como

Fabregas berhasil membawa Como promosi ke Serie A pada 2024. Musim ini, ia mengantarkan tim tersebut lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.

>>> Veda Ega Pratama Raih Dua Podium pada Moto3 2026

Como mengamankan tempat di Europa Conference League setelah menang 1-0 atas Hellas Verona.

Mereka bahkan berpeluang menembus Liga Champions, hanya tertinggal dua poin dari AS Roma dan AC Milan.

Keberhasilan itu membuat Fabregas dilirik klub besar seperti Barcelona dan Chelsea. Namun, ia menegaskan komitmennya pada proyek jangka panjang di Como.

"Saya melihat sebuah proyek dan peluang, tidak hanya untuk mengakhiri karier bermain, tetapi untuk mulai melakukan apa yang mulai saya cintai lebih dari sekadar bermain, yaitu melatih," jelasnya.

>>> Veda Ega Pratama Duduki Peringkat Keenam Klasemen Moto3 2026

Fabregas juga mengungkapkan bahwa Arsene Wenger adalah manajer yang paling berpengaruh dalam kariernya.