Mengapa Masakan Ibu Tak Pernah Tergantikan di Rantau?
Sepiring lauk yang tampak sempurna di etalase warung makan tak pernah benar-benar mampu menggantikan rasa masakan Ibu. Apakah yang dirindukan sesungguhnya adalah bumbunya, atau kehangatan yang menyertainya?
Di balik etalase kaca sebuah warung makan di sudut gang perantauan, aneka lauk tersaji di bawah cahaya lampu kuning yang temaram.
>>> UGM Terima 4.480 Mahasiswa Baru Lewat Jalur Mandiri UM CBT 2026
Ada sayur lodeh dengan potongan nangka muda yang empuk, sambal goreng kentang yang merah menggoda, hingga ayam goreng lengkuas yang aromanya menguar hangat.
Menjelang waktu berbuka, tempat seperti ini menjadi titik temu bagi banyak jiwa yang lelah—para perantau yang menggenggam bungkusan plastik berisi nasi hangat.
Mereka berharap menemukan sedikit penghiburan setelah seharian menahan lapar.
Saya adalah salah satunya. Berdiri menatap deretan menu yang begitu akrab di lidah, tetapi entah mengapa terasa asing di hati.
Saya memesan menu yang hampir serupa dengan yang biasa tersaji di rumah: sayur lodeh dan sedikit sambal terasi.
Namun ketika bungkusan itu dibuka di kamar kos yang sunyi, dan suapan pertama masuk ke mulut, ada kenyataan yang lebih dulu terasa pahit daripada makanan itu sendiri.
Bahwa sejauh apa pun saya mencari, rasa masakan Ibu adalah sesuatu yang tak pernah bisa sepenuhnya ditiru. Kegagalan menemukan “rasa rumah” di perantauan bukan sekadar soal bumbu.
Sentuhan Tangan yang Tak Kasatmata
Secara teknis, mungkin santan di warteg lebih kental, cabainya lebih berani, atau rempahnya lebih lengkap.
Tetapi ada satu unsur yang tak kasatmata: sentuhan tangan yang memasak dengan doa dan perhatian.
Ibu memasak sambil membayangkan siapa yang akan menyantapnya. Ada kehangatan yang seolah merambat dari jemarinya ke dalam uap sayur yang mendidih.
Update Terbaru
Tuchel Tak Jamin Posisi Bellingham di Timnas Inggris
Jumat / 12-06-2026, 22:17 WIB
Kisah Titik Balik Menjaga Kesehatan Lewat Intermittent Fasting
Jumat / 12-06-2026, 22:17 WIB
Geosite Batu Baginde Belitung: Wisata Edukasi Geologi di Selatan Pulau
Jumat / 12-06-2026, 22:17 WIB
Gangguan Massal Meta Lumpuhkan Facebook, Instagram, hingga Downdetector
Jumat / 12-06-2026, 22:17 WIB
9 Kebiasaan Sepele yang Tanpa Sadar Mengganggu Orang Lain
Jumat / 12-06-2026, 22:16 WIB
KKP Operasikan Laboratorium Uji Radioaktif Produk Perikanan di Jakarta
Jumat / 12-06-2026, 22:16 WIB
Mayang Luciana Beralih ke Mobil Listrik Imbas Kenaikan Harga BBM
Jumat / 12-06-2026, 22:16 WIB
Malaysia Jajaki Pasokan Minyak Mentah Baru dari Rusia dan Turki
Jumat / 12-06-2026, 22:16 WIB
Museum Tawarkan Ruang Refleksi untuk Lepas Penat dari Rutinitas
Jumat / 12-06-2026, 22:13 WIB
Cristiano Ronaldo Hadapi Tantangan Rekor Usia di Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 22:13 WIB
Layanan Meta Tumbang Massal, Ribuan Pengguna Gagal Login
Jumat / 12-06-2026, 22:13 WIB
Apple Luncurkan Fitur Keamanan Anak Terbaru di iOS 27
Jumat / 12-06-2026, 22:13 WIB
Perempuan dan Makna Diri di Tengah Peran serta Tantangan Hidup
Jumat / 12-06-2026, 22:12 WIB
Aplikasi Meta Alami Gangguan Massal, Akun Pengguna Keluar Otomatis
Jumat / 12-06-2026, 22:12 WIB






