PT Phapros Tbk Targetkan Pertumbuhan Kinerja Dua Digit pada 2026
PT Phapros Tbk (PEHA) menargetkan pertumbuhan kinerja hingga dua digit pada tahun 2026.
Target ini diumumkan di tengah lonjakan laba bersih perusahaan sebesar 112,86 persen pada kuartal pertama 2026.
>>> Pemerintah Targetkan Prastudi Kelayakan 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli 2026
Direktur Utama Phapros Intan Abdams Katoppo menyatakan optimisme perusahaan untuk kembali mencetak pertumbuhan profit tahun ini.
Manajemen telah menyiapkan penguatan proses operasional dan strategi pemasaran untuk menghadapi tantangan domestik dan global.
"Kami akan memperkuat strategi pemasaran dan proses operasional yang efisien.
Meskipun situasi domestik dan global penuh tantangan, kami yakin mampu mengatasinya dengan strategi yang tepat," ujar Intan dalam Paparan Publik Virtual, Kamis (11/6/2026).
Fokus pada Kepuasan Pelanggan dan Produk Baru
Strategi peningkatan penjualan emiten farmasi ini berfokus pada kepuasan layanan dan produk yang diukur melalui indeks kepuasan pelanggan.
Perusahaan juga memperkuat portofolio produk dengan meningkatkan pangsa pasar produk eksisting dan meluncurkan empat produk baru.
>>> Israel Protes Timnas Iran Pakai Pin 168 di Piala Dunia 2026
Keempat produk baru tersebut adalah Vikom Grow, Vikom Star, Pehafos, dan Nacoflar Powder.
Produk multivitamin anak ini mendukung tumbuh kembang, pertumbuhan tulang, otak, gigi, daya tahan tubuh, serta nafsu makan.
Intan menambahkan, produk baru tersebut juga sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting.
Selain pasar domestik, Phapros mendorong ekspor dengan memanfaatkan penguatan dolar AS. Perusahaan akan mengintensifkan pasar eksisting dan berekspansi ke pasar baru seperti Timor Leste.
Untuk mendukung seluruh rencana, PEHA mengalokasikan belanja modal (capex) di atas Rp 68,7 miliar pada 2026.
>>> 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA 2026 yang Banyak Digunakan
Dana tersebut digunakan untuk inovasi, rejuvenasi produk eksisting, dan pemenuhan kepatuhan regulasi industri farmasi terkini.
Update Terbaru
Azealia Banks Ajukan Perintah Penahanan Terhadap Mantan Manajer
Selasa / 28-07-2026, 09:16 WIB
Mitchell Baker Cetak Sejarah Hattrick di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 09:15 WIB
Monster Hunter Outlanders Buka Pra-Registrasi untuk Android dan iOS
Selasa / 28-07-2026, 09:15 WIB
Toyota Probox Dikabarkan Siap Rilis Generasi Baru, Harga Murah Berubah?
Selasa / 28-07-2026, 09:14 WIB
Mercedes Hadirkan Marco Polo Pembaruan Atap dan Ruang Lebih Lega
Selasa / 28-07-2026, 09:08 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Propam Terkait Kasus Etomidate, Kapolres Pastikan Hanya Jadi Saksi
Selasa / 28-07-2026, 09:08 WIB
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Pakai Pesawat Komersial
Selasa / 28-07-2026, 09:07 WIB
Netanyahu Hadapi Tantangan Berat Jelang Pemilu Israel Oktober
Selasa / 28-07-2026, 09:07 WIB
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI untuk Fasilitas Medis Nasional
Selasa / 28-07-2026, 09:00 WIB
Polda Jabar Minta Maaf Usai Alphard Pelat Palsu Terobos Lampu Merah HI
Selasa / 28-07-2026, 08:57 WIB
Batasi Beban Kerja 40 Jam, IDI Evaluasi Program Dokter Magang
Selasa / 28-07-2026, 08:57 WIB
Hasil Washington Open: Janice Tjen Lolos ke Babak 16 Besar
Selasa / 28-07-2026, 08:56 WIB
Alasan Trump Ngotot Jual Jet F-35 ke Turki Walau Diprotes Israel
Selasa / 28-07-2026, 08:51 WIB
Fakta Sejarah Singkatan Nama Depok Warisan Cornelis Chastelein
Selasa / 28-07-2026, 08:43 WIB







