Kementan Dinilai Terburu-buru Rencanakan Pelaporan 300 Perusahaan Sawit
"Hal ini memicu spekulasi liar di lapangan mengenai apakah pabrik-pabrik kelapa sawit masih akan menyerap CPO atau tidak.
Ujung-ujungnya, petani swadaya yang berada di rantai paling bawah harus menanggung imbas penurunan harga TBS," katanya.
Kementan Akan Periksa 300 Perusahaan
Sebelumnya, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menyatakan sekitar 270 hingga 300 perusahaan kelapa sawit akan diperiksa karena belum menyesuaikan harga pembelian TBS dari petani sesuai kondisi pasar saat ini.
Amran mengatakan pemerintah bersama asosiasi pelaku usaha, petani, Satgas Pangan, dan Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipidsus) dari 25 provinsi telah mencapai kesepakatan agar tidak ada lagi penurunan harga TBS di tingkat petani.
Menurut dia, penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah seharusnya menjadi faktor yang mendorong kenaikan harga TBS.
>>> Australia Kalahkan Indonesia di Semifinal ASEAN U19 Championship 2026
Dengan selisih kurs yang mencapai sekitar 10%, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk menurunkan harga pembelian dari petani.
"Dan ada kurang lebih 270-300 perusahaan yang belum menaikkan harga, dan kami akan kirim langsung ke Polda, tebusan ke Pak Kapolri, Pak Kapolda, dan kepada Dirtimsus untuk ditindaklanjuti.
Kita harus jaga petani kita," katanya pada awak media, Senin (8/6/2026).
Amran menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk melindungi sekitar 15 juta petani sawit di seluruh Indonesia.
Ia menilai penurunan harga TBS saat kondisi pasar seharusnya mendukung kenaikan harga merupakan sebuah anomali.
Dari sekitar 1.900 perusahaan yang bergerak di sektor kelapa sawit nasional, sekitar 300 perusahaan disebut masih belum menyesuaikan harga.
"Yang 300 ini kita akan periksa. Kita akan cek kenapa dia tidak naikkan seperti semula.
Bahkan harusnya naik 10% daripada harga sebelumnya, karena ada selisih nilai dolar sekarang Rp18 ribu," sebut Amran.
Ia menambahkan momentum penguatan dolar AS seharusnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ekspor sektor pertanian.
Menurutnya, nilai ekspor pertanian tahun lalu meningkat hingga Rp167 triliun dan peluang tersebut harus dapat dirasakan langsung oleh para petani.
Terkait besaran harga TBS, Amran menegaskan harga harus kembali ke level sebelumnya sesuai ketetapan masing-masing wilayah dan mengikuti peraturan gubernur.
"Kalau Rp3.200, harusnya tetap Rp3.200. Ada Rp3.600, kembali ke Rp3.600 berdasarkan wilayah.
>>> Kartu Merah Cesar Montes Untungkan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia
Tapi harus mengikuti peraturan gubernur," pungkasnya.
Update Terbaru
Infinix Rilis XBOOK 15, Laptop Layar Besar untuk Produktivitas
Jumat / 12-06-2026, 08:12 WIB
AOC Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP dengan Refresh Rate 425Hz
Jumat / 12-06-2026, 08:11 WIB
Riset Cornell University: Kebahagiaan Perlu Masuk Kurikulum Ekonomi
Jumat / 12-06-2026, 08:11 WIB
Ookla: Jutaan Pengguna Internet Masih Bergantung pada Router WiFi Lawas
Jumat / 12-06-2026, 08:09 WIB
Harga Honda Prelude Meroket hingga Rp 1,4 Miliar di Pasar Mobil Bekas
Jumat / 12-06-2026, 08:09 WIB
Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Jakarta Fair 2026 Mulai 12 Juni
Jumat / 12-06-2026, 08:08 WIB
Raffi Ahmad Ungkap Reaksi Nagita Slavina saat Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo
Jumat / 12-06-2026, 08:08 WIB
Derrick Michael Resmi Gabung Klub Jepang Saga Ballooners
Jumat / 12-06-2026, 08:08 WIB
Fenomena Underemployment Kikis Kepercayaan Diri Lulusan Perguruan Tinggi
Jumat / 12-06-2026, 08:08 WIB
Honda Prelude Alami Goreng Harga hingga Rp 1,4 Miliar
Jumat / 12-06-2026, 08:08 WIB
UPNVJ Rilis UKT dan IPI Seleksi Mandiri 2026, Cek Rinciannya
Jumat / 12-06-2026, 08:07 WIB
Shakira dan Burna Boy Meriahkan Pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko
Jumat / 12-06-2026, 08:07 WIB
Garena Rilis Kode Redeem FF 12 Juni 2026 Bersamaan Event Relay Mart Diskon 90 Persen
Jumat / 12-06-2026, 08:06 WIB
Meksiko Kalahkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 08:04 WIB






