Jutaan pengguna internet di dunia ternyata masih mengandalkan router WiFi yang sudah berusia lebih dari dua dekade.

Temuan ini dipublikasikan dalam laporan bertajuk "The Global State of WiFi 2026" oleh Ookla.

>>> Raffi Ahmad Ungkap Reaksi Nagita Slavina saat Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo

Data menunjukkan 33,2 persen dari total sampel jaringan global masih mengoperasikan WiFi 4, standar nirkabel yang pertama kali meluncur pada 2009.

Artinya, satu dari tiga pengguna internet di bumi masih bergantung pada infrastruktur lawas.

Risiko Keamanan dan Performa Menurun

Penggunaan router tua tidak hanya menurunkan performa koneksi, tetapi juga membawa ancaman serius. Produsen umumnya menghentikan dukungan pembaruan firmware seiring bertambahnya usia perangkat.

Akibatnya, celah keamanan yang ditemukan setelah masa bakti tidak akan diperbaiki. Peretas dapat menyusup ke lalu lintas data, mengendalikan router, atau menjadikannya bagian dari botnet.

Router lawas juga masih menggunakan protokol enkripsi yang jauh di bawah standar modern. Pengguna disarankan memeriksa pembaruan perangkat dan segera memasang firmware terbaru jika tersedia.

Penyebab Internet Lambat

Router tua sering menjadi penyumbat aliran data meskipun ISP menawarkan paket gigabit. WiFi 4 hanya memiliki kecepatan teoritis maksimal 600 Mbps dalam kondisi ideal.

Komponen pemancar pada router lama juga mudah terganggu karena terpaku pada pita frekuensi 2,4 GHz yang padat.

>>> Sistem Keamanan Ketat Model AI Fable 5 Anthropic Picu Protes Pengguna

Di area perkotaan, interferensi menyebabkan sinyal tidak stabil, video call terputus, streaming tersendat, dan latensi tinggi saat bermain game.

Selain itu, router lawas tidak mampu mengakomodasi fitur smartphone atau laptop terbaru.

Arsitektur WiFi 4 dan 5 belum mendukung spektrum 6 GHz yang menjadi fondasi WiFi 6E dan WiFi 7.

Chipset router lama juga rentan panas berlebih saat melayani banyak perangkat.

Ketika WiFi 4 diperkenalkan pada 2009, jumlah gawai di rumah masih minim, berbeda dengan sekarang yang bisa mencapai belasan perangkat aktif.

Langkah paling efektif adalah migrasi ke router WiFi 7. Namun, tingkat adopsi WiFi 7 global baru 1,8 persen.

>>> Jaksa Agung Florida Gugat OpenAI dan Sam Altman soal Keselamatan AI

Pasar masih didominasi WiFi 5 (38,3%) dan WiFi 6 (26,7%).