Peluncuran model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Fable 5 oleh Anthropic memicu gelombang kritik tajam.

Sistem pembatasan atau guardrails yang dinilai terlalu ketat justru menurunkan kualitas jawaban bagi pengguna dan peneliti AI.

>>> Jaksa Agung Florida Gugat OpenAI dan Sam Altman soal Keselamatan AI

Model AI yang merupakan bagian dari keluarga Mythos ini resmi meluncur pada Selasa (9 Juni 2026).

Sistem keamanan Fable 5 diprogram khusus untuk menolak berbagai kueri yang berkaitan dengan isu keamanan siber serta biologi demi mencegah penyalahgunaan teknologi.

Meski begitu, pengujian awal mendeteksi adanya salah identifikasi pada permintaan yang aman.

Fable 5 tercatat menolak pertanyaan medis umum mengenai cedera pankreas serta enggan memberikan opini terkait tokoh publik seperti Elon Musk dan CEO Anthropic, Dario Amodei.

Apabila sebuah pertanyaan dinilai sensitif, sistem Anthropic bakal mengalihkan kueri tersebut secara otomatis ke model lama.

Pengalihan dilakukan ke Claude Opus 4.8 yang dianggap lebih stabil dalam memproses konten berisiko.

Kritik paling keras muncul akibat kebijakan Anthropic yang sengaja menurunkan tingkat kecerdasan jawaban pada pertanyaan seputar pengembangan AI.

Pembatasan yang awalnya tidak terlihat ini diterapkan agar kompetitor tidak memanfaatkan teknologi Anthropic dalam mempercepat riset mandiri.

>>> BAKTI Komdigi Catat Lonjakan Trafik Internet Satelit di Pulau Maratua

Peneliti AI terkemuka, Clement Delangue, menyebut langkah pembatasan tersebut sebagai bentuk manipulasi tertinggi.

Merespons tekanan dari publik, Anthropic akhirnya mengubah kebijakan mereka dalam waktu kurang dari dua hari setelah peluncuran.

"Anda seharusnya memiliki visibilitas terhadap perlindungan yang kami terapkan dan alasannya.

Kami mohon maaf karena tidak mendapatkan keseimbangan yang tepat," tulis Anthropic melalui akun resmi mereka di platform X pada Kamis pagi.

Dilema Etika Perlindungan Publik

Di sisi lain, Peter Wallich dari Constellation Institute menilai bahwa langkah proteksi yang diambil Anthropic tetap masuk akal.

Menurut dia, meluncurkan model AI dengan sistem perlindungan yang terlalu longgar justru tidak bertanggung jawab dan berpotensi memicu kerugian besar.

Kasus Fable 5 ini menjadi cerminan dari tantangan besar bagi para pengembang teknologi global.

>>> Survei: Mayoritas Orang Tua Belum Aktif Awasi Aktivitas Internet Anak

Perusahaan kini harus mencari titik temu antara menjaga keamanan publik dan memenuhi hak transparansi informasi bagi para pengguna.