Summarecon Agung Dorong Kelanjutan Insentif PPN DTP untuk Jaga Marketing Sales
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mendorong pemerintah untuk melanjutkan kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) pada tahun ini.
Direktur SMRA, Lydia Tjio, mengatakan kelanjutan insentif tersebut sangat diperlukan untuk menyokong perolehan marketing sales para pengembang properti.
>>> IHSG Melemah 16 Poin, Analis Rekomendasikan Tiga Saham Ini
Manajemen Summarecon menargetkan marketing sales total mencapai Rp 5,2 triliun sepanjang tahun 2026. Target itu akan ditopang oleh kinerja pemasaran di sembilan kawasan kota terpadu.
Pada kuartal I 2026, SMRA membukukan prapenjualan sebesar Rp 1,2 triliun. Capaian itu tumbuh 37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang Januari-Mei 2026, SMRA mencatat realisasi penjualan melalui skema PPN DTP senilai Rp 874 miliar.
Nilai tersebut merupakan bagian dari target penjualan sebesar Rp 1,6 triliun melalui skema ini.
Harapan pada Insentif PPN DTP
Direktur SMRA, Adrianto, menyatakan bahwa insentif PPN DTP merupakan kebijakan yang sangat baik dan masih dibutuhkan. Menurutnya, pengembang juga harus mengakselerasi konstruksi agar syarat insentif terpenuhi.
>>> Summarecon Agung Siapkan Strategi Bayar Utang Jatuh Tempo Rp468 Miliar
Ia berharap kebijakan ini tetap berjalan untuk membantu bergulirnya marketing sales ke depan.
Insentif dinilai tidak hanya membantu produsen, tetapi juga mempermudah konsumen di tengah suku bunga tinggi dan pelemahan rupiah.
Selama Januari-Mei 2026, SMRA fokus melakukan penjualan untuk kelas menengah dan menengah ke atas. Kedua segmen itu dinilai memiliki ketahanan lebih baik terhadap tekanan ekonomi.
Perseroan juga terus mengembangkan sembilan township yang dimiliki. Adrianto berharap daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah, perlahan pulih tahun ini.
SMRA menargetkan keseimbangan struktur pendapatan dengan mempertahankan porsi recurring income di kisaran 25%–30% dari pendapatan konsolidasi 2026.
>>> Pemerintah Tunggu Hitungan BGN untuk Penyesuaian Anggaran Makan Bergizi Gratis
"Kami berupaya agar pertumbuhan property development tidak menurunkan persentase recurring income," ujarnya.
Update Terbaru
Polisi Madison Tak Punya Rekaman Bodycam Saat Tembak Pria Tunawisma
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
United Cajun Navy Bantah Klaim Nolan Wells Ditemukan Berpakaian Lengkap, Tuduh Crump Berbohong
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Suami Gendong Istri Terbalik ke IGD, Dokter Terkejut Ternyata Ini yang Terjadi
Senin / 27-07-2026, 03:00 WIB
Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki CCTV dan Autopsi
Senin / 27-07-2026, 02:29 WIB
Kaesang Maju ke Senayan: Jokowi Baca Celah Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Ganjar: Kaesang Berhak Maju dari Dapil V Jateng, Apalagi Asli Solo
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Strategi Politik Jokowi: Karpet Merah untuk Gibran dan Transformasi Kaesang
Senin / 27-07-2026, 02:28 WIB
Buffalo Bills Hadapi Ujian Berat di Laga Pembuka Melawan Houston Texans
Senin / 27-07-2026, 02:14 WIB
PGDX 2026 Siap Digelar Akhir Juli di SMX Convention Center Manila
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
GM Raup 70 Sen dari Setiap Dolar Langganan, Hanya 4 Sen dari Penjualan Mobil
Senin / 27-07-2026, 02:07 WIB
Jimmie Johnson Kembali ke No. 48 untuk Balap Perpisahan di Daytona 500 2027
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Utah Talons Kalahkan Chicago Bandits 2-1 di Laga Pembuka Final AUSL
Senin / 27-07-2026, 02:01 WIB
Lucas Glover Protes Teknik AimPoint dengan Melepas Sepatu di 3M Open
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB
Jalen Brunson Masuk Klub Tanpa Hambatan, Michael Porter Jr. Harus Diperiksa
Senin / 27-07-2026, 02:00 WIB







