Merespons situasi di Lebanon Selatan, komando tertinggi militer Iran mengeluarkan pernyataan resmi mengenai posisi kesiapsiagaan pasukannya.

"Menyusul agresi dan kejahatan rezim Zionis di Lebanon Selatan dan wilayah Dahiya, yang terjadi dengan dukungan Amerika Serikat, Iran memberikan respons pada rezim ini demi mendukung rakyat Lebanon yang tertindas," demikian pernyataan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya.

Teheran menyatakan bahwa serangan balasan sebelumnya seharusnya menjadi peringatan keras bagi Israel dan para sekutunya.

"Atas dasar ini penghentian operasi angkatan bersenjata diumumkan," lanjut pernyataan itu.

>>> Declan Rice Abaikan Sengatan Matahari demi Fokus Piala Dunia

Kendati mengumumkan penghentian operasi militer sementara, Iran menegaskan kesiapan untuk meluncurkan serangan balasan yang lebih masif jika agresi militer Israel di Lebanon Selatan tetap dilanjutkan.