Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan keakuratan data penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Permintaan itu disampaikan dalam rapat di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

>>> Lautan Luas Gandeng Transfar, Perkuat Industri Pelapis Indonesia

Zulkifli Hasan mengatakan, berdasarkan laporan BGN, saat ini terdapat 63,1 juta penerima manfaat MBG.

"Informasi terakhir, sampai sekarang laporan dari BGN, ada 63,1 juta penerima manfaat (MBG), ini yang dipastikan.

Ya, 63 juta ini betul apa tidak, ini juga akan diperlukan data pendataan," ujar Zulkifli Hasan.

Pengecekan menyeluruh diperintahkan kepada Kepala BGN Nanik S Deyang beserta wakil kepala yang baru dilantik.

Hal ini bertujuan mengevaluasi total pelaksanaan program di lapangan.

>>> Kemenhub Gunakan Fuel Surcharge untuk Sesuaikan Tarif Pesawat, Tak Revisi Tarif Batas Atas

"Karena itu, perlu penataan yang menyeluruh oleh Kepala BGN, Wakil Kepala, dan tim yang baru, manajemen yang baru untuk membenahi program yang sangat penting," kata Zulkifli Hasan.

Ia menambahkan, program ini harus sesuai dengan harapan Presiden dan seluruh masyarakat.

Pemerintah menargetkan seluruh proses evaluasi dan perbaikan program rampung dalam waktu satu bulan ke depan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menuturkan, catatan perbaikan harus terus dilakukan.

"Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga. Kita tidak ingin ada penurunan," ujar Prasetyo Hadi.

>>> Perusahaan Global Genjot Investasi Infrastruktur Teknologi untuk AI

Tenggat waktu ini diberikan agar jajaran manajemen baru BGN segera menyelesaikan catatan krusial pengawasan tanpa menurunkan standar kualitas program.