Lautan Luas Gandeng Transfar, Perkuat Industri Pelapis Indonesia
PT Lautan Luas Tbk (LTLS) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Transfar, perusahaan bahan kimia global asal Tiongkok. Langkah ini bertujuan memperkuat portofolio produk untuk industri manufaktur di Indonesia.
Melalui kemitraan ini, LTLS menyediakan polyester resin dengan berbagai teknologi, termasuk TGIC dan HAA. Produk tersebut dirancang untuk memberikan ketahanan cuaca dan profil pengeringan yang optimal.
>>> Kemenhub Gunakan Fuel Surcharge untuk Sesuaikan Tarif Pesawat, Tak Revisi Tarif Batas Atas
Selain resin, perusahaan juga menghadirkan pigmen warna berperforma tinggi. Kehadiran produk ini diharapkan mampu meningkatkan standar estetika dan daya tahan hasil akhir industri polimer dan coating.
Komitmen Inovasi dan Layanan Teknis
Direktur Komersial PT Lautan Luas Tbk, Soewandhi Soekamto, menyatakan kolaborasi ini bukan sekadar ekspansi produk.
Menurutnya, ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah melalui keahlian teknis dan inovasi.
"Sinergi ini memungkinkan pelaku industri di Indonesia mengakses teknologi global yang didukung layanan teknis lokal yang responsif," ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Hal ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan produk yang lebih kompetitif.
>>> Perusahaan Global Genjot Investasi Infrastruktur Teknologi untuk AI
Sindy Yu, GM of International Business Transfar, mengungkapkan antusiasme terhadap potensi pasar Indonesia.
"Kami sangat antusias bermitra dengan Lautan Luas yang memiliki reputasi kuat dan jaringan distribusi nasional yang andal," katanya.
Ia menambahkan, keahlian global Transfar dalam memformulasikan polyester resin dan pigmen warna dapat membantu produsen lokal meningkatkan efisiensi dan kualitas produk secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini memberikan akses terhadap material berkualitas serta dukungan formulasi mendalam. Keandalan rantai pasok LTLS yang menjangkau seluruh Indonesia menjadi fondasi distribusi yang konsisten.
>>> BPJS Ketenagakerjaan Izinkan Peserta Aktif Cairkan Sebagian Dana JHT
Kemitraan ini diharapkan memperkokoh posisi kedua perusahaan dalam mendukung kemajuan sektor industri pelapis nasional melalui solusi yang berkelanjutan dan terpercaya.
Update Terbaru
Add-on Gratis Chaos Cubed: Pixel Party Hadirkan Lima Minigame Arcade Baru di Minecraft
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Mantan Bintang NBA Isaiah Rider Ditahan Lagi karena Langgar Perintah Pengadilan
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Bunnie XO Pamer Rolls-Royce Cullinan Rp8 Miliar Usai Cerai dari Jelly Roll
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
Akun Apple Music D4vd Diretas, Lagu Palsu 'I DID IT' Muncul Saat Sidang
Senin / 27-07-2026, 06:21 WIB
TCL Rilis Monitor Gaming 360Hz dengan Panel Mini LED 1440p, Harga Mulai Rp4,6 Jutaan
Senin / 27-07-2026, 06:07 WIB
Dream to You Episode 6 Sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di VIU: Luka Lama dan Reuni yang Tak Terelakkan
Senin / 27-07-2026, 06:00 WIB
Pengamat: Prabowo Tak Perlu Intervensi Teknis Hukum Kasus Febrie
Senin / 27-07-2026, 05:56 WIB
Gerindra Buka Suara soal Makna 'Sehati' Prabowo untuk PDIP
Senin / 27-07-2026, 05:50 WIB
Ramalan Zodiak 27 Juli: Leo Kendalikan Emosi, Virgo Andalkan Kesabaran
Senin / 27-07-2026, 05:49 WIB
Diet Campur Teh dan Obat Pencahar Viral di China, Banyak Orang Masuk RS
Senin / 27-07-2026, 05:49 WIB
Hongqi, Merek Limo Era Mao, Kalahkan Rolls-Royce di China dengan Rasio 2:1
Senin / 27-07-2026, 05:28 WIB
Pengadilan Banding Federal Blokir Perintah Trump soal Pemilu Surat
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB
Sam Altman Nyatakan Kecerdasan Buatan Sudah Masuki Era Singularitas
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB







