Seorang pria asal Palu bernama Ivan Fahrurozi (28) berhasil pulih dari gagal ginjal kronis stadium 5 setelah menjalani transplantasi ginjal.

Donor organ berasal dari ayah kandungnya sendiri.

>>> KAI Integrasikan Stasiun Gambir dengan KRL Commuter Line dalam Dua Tahun

Kisah perjuangan Ivan dibagikan melalui media sosial pada Juni 2026. Ia didiagnosis gagal ginjal kronis pada awal 2025 akibat hipertensi yang tidak terkontrol.

Ivan awalnya enggan minum obat hipertensi karena khawatir merusak ginjal. Padahal, menurut dokter, obat tersebut justru melindungi ginjal.

Setelah diagnosis, Ivan sempat menolak cuci darah karena terpengaruh informasi hoaks. Ia memilih pengobatan alternatif hingga menghabiskan puluhan juta rupiah, namun kondisinya semakin buruk.

>>> Razer Game Services Resmi Rilis Legend of Aoqi di Tiga Platform

Tubuhnya membengkak, sesak napas, kulit menghitam, dan tidak bisa bergerak. Akhirnya pada akhir 2025, ia menjalani cuci darah dan merasakan manfaatnya.

Setelah cuci darah rutin selama 3-4 bulan, tubuh Ivan terasa lebih ringan, napas lega, dan tidak muntah lagi.

Pada Mei 2026, ia memutuskan transplantasi ginjal.

>>> Harga Emas Antam 11 Juni 2026 Anjlok Rp 24.000 Per Gram

Pascatransplantasi, Ivan tidak perlu cuci darah lagi, makan bebas, dan bisa beraktivitas normal. Kini ia aktif mengedukasi masyarakat tentang gagal ginjal dan transplantasi melalui media sosial.