Google resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) open-source terbaru bernama DiffusionGemma pada Rabu (10/6/2026).

Model ini dikembangkan oleh divisi DeepMind dan bertujuan menghadirkan efisiensi komputasi lokal yang lebih tinggi.

>>> Mendagri Usulkan Insentif Khusus Kepala Daerah untuk Cegah Korupsi

DiffusionGemma mengusung pendekatan berbeda dibanding model konvensional.

Jika model autoregresif menghasilkan teks secara berurutan token demi token dari kiri ke kanan, model baru ini memproses seluruh blok teks secara paralel.

Teknik tersebut memindahkan beban kerja dari bandwidth memori ke komputasi. Model ini mampu menghasilkan hingga 256 token secara simultan dalam satu proses.

Langkah ini dinilai sangat efektif untuk menjalankan tugas non-linier seperti penyusunan urutan molekul, pembuatan grafik matematika, pengeditan teks langsung, hingga penyelesaian teka-teki Sudoku.

Kinerja dan Efisiensi

Dalam pengujian internal menggunakan kartu grafis Nvidia RTX 5090, model dengan total 26 miliar parameter ini mampu menghasilkan sekitar 700 token per detik.

Kecepatan pemrosesan melonjak hingga 1.000 token per detik saat diuji menggunakan akselerator AI Nvidia H100.

>>> Praz Teguh Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah Hanania

Meskipun memiliki total parameter yang besar, hanya sekitar 3,8 miliar parameter yang aktif bekerja saat proses inferensi berjalan.

Efisiensi sistem Mixture of Experts (MoE) tersebut membuat model ini dapat dioperasikan secara lokal pada perangkat dengan kapasitas RAM sekitar 18 GB.

Google mengakui adanya keterbatasan berupa tingkat kesalahan teks yang lebih tinggi dibandingkan dengan model tipe autoregresif.

Selain itu, sistem pemrosesan paralel yang masif dinilai kurang efisien untuk memproduksi respons atau jawaban yang berukuran sangat pendek.

Keterbatasan tersebut membuat pihak pengembang masih membatasi model ini sebagai proyek eksperimen dan belum mengintegrasikannya ke dalam layanan cloud Gemini.

>>> Pelaku Usaha Tak Perlu Khawatir Berlebihan terhadap Kebijakan Ekspor Danantara

Saat ini, para pengembang sudah dapat mengunduh model tersebut melalui platform Hugging Face dengan lisensi Apache 2.0.