Mendagri Usulkan Insentif Khusus Kepala Daerah untuk Cegah Korupsi
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan pemberian tambahan insentif khusus bagi pejabat kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati.
Usulan ini disampaikan di Komplek DPR/MPR pada Kamis (11/6/2026).
>>> Praz Teguh Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah Hanania
Langkah tersebut dinilai dapat menjauhkan para pemimpin daerah dari tindakan korupsi. Besaran insentif khusus diusulkan agar disesuaikan dengan realisasi jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah masing-masing.
Melalui skema ini, para kepala daerah diharapkan terpacu untuk meningkatkan kinerja keuangan tanpa membebani masyarakat. "Saya pernah juga punya ide sebetulnya, kepala daerah bisa mendapatkan persentase dari PAD.
Kenapa?
Kalau PAD-nya makin tinggi, maka kepala daerahnya makin aktif, kreatif untuk mencari anggaran sendiri tanpa memberatkan rakyat," kata Mendagri Tito Karnavian.
Pemberian insentif dengan mempertimbangkan hasil kerja tersebut dianggap tidak bermasalah karena dapat memotivasi peningkatan PAD.
>>> Pelaku Usaha Tak Perlu Khawatir Berlebihan terhadap Kebijakan Ekspor Danantara
Namun, gagasan normatif ini diakui belum terealisasi lantaran belum dibahas secara khusus bersama parlemen maupun Kementerian Keuangan.
Latar Belakang Usulan
Usulan mengenai pencegahan rasuah ini muncul setelah adanya rekam jejak penegakan hukum terhadap kepala daerah.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Muara Enim, Edison, sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan smart board di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Lembaga antirasuah tersebut juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka dalam perkara yang sama.
>>> PT KPB dan PTK Teken MoU Kelola Pelabuhan Kilang Balikpapan
Mereka adalah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim tahun 2026 Abi Nurwardani, keponakan Bupati Adi Triyadi, serta Marketing PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin Hardi.
Update Terbaru
Huawei MatePad Mini Siap Meluncur Ramaikan Pasar Tablet Ringkas
Kamis / 11-06-2026, 17:32 WIB
Pemkot Jakarta Selatan Siapkan Dua Alternatif Terminal Bus AKAP di Lebak Bulus
Kamis / 11-06-2026, 17:32 WIB
PTPN Group dan KPK Luncurkan Whistleblowing System Terintegrasi
Kamis / 11-06-2026, 17:32 WIB
Museum MACAN Gelar Pameran Seni Sinematik Karya Riar Rizaldi
Kamis / 11-06-2026, 17:32 WIB
Bank BUMN Salurkan Kredit Triliunan Rupiah untuk Program Strategis Pemerintah
Kamis / 11-06-2026, 17:32 WIB
Timnas Vietnam U-19 Pulang Usai Gagal di Piala AFF U-19 2026
Kamis / 11-06-2026, 17:31 WIB
Cristiano Ronaldo Tampil Buruk Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 17:31 WIB
Zulkifli Hasan Ungkap Praktik Jual Beli Titik Makan Bergizi Gratis
Kamis / 11-06-2026, 17:31 WIB
Kementerian PU Ajukan Tambahan Anggaran Rp 121,34 Triliun untuk 2027
Kamis / 11-06-2026, 17:28 WIB
IESR Duga Pemadaman Listrik Jawa-Bali Akibat Rendahnya Cadangan PLTU
Kamis / 11-06-2026, 17:28 WIB
Timnas Vietnam U-19 Tersingkir, VFF Minta Pemain Ambil Pelajaran
Kamis / 11-06-2026, 17:26 WIB
BI dan PBOC Sepakati Perluasan Penggunaan Mata Uang Lokal
Kamis / 11-06-2026, 17:26 WIB
PT Pindad Siapkan Proyek Mobil Nasional dengan Kapasitas 50 Ribu Unit per Tahun
Kamis / 11-06-2026, 17:26 WIB
PT Daya Intiguna Yasa Tbk Bagikan Dividen Perdana Rp17,62 per Saham
Kamis / 11-06-2026, 17:25 WIB






