BSI Perkuat Pembiayaan Syariah untuk Bidik Pasar Umrah Nasional
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat ekspansi di ekosistem haji dan umrah nasional. Langkah ini menyasar potensi satu juta masyarakat Indonesia yang berangkat umrah setiap tahun.
Penguatan dilakukan melalui layanan pembiayaan dan transaksi syariah. Hal ini disampaikan dalam keterangan resmi pada Kamis (11/6/2026).
>>> Pemerintah Tunda Penambahan SPPG Makan Bergizi Gratis untuk Pembenahan Internal
Indonesia memiliki pasar potensial besar dengan rata-rata satu juta jemaah umrah dan sekitar 203.000 jemaah haji per tahun.
Dari total jemaah haji, sekitar 83 persen atau 169.700 orang tercatat sebagai nasabah BSI.
Data Siskopatuh tahun 2025 menunjukkan sekitar 84 persen dari total 1,6 juta jemaah umrah Indonesia menggunakan layanan BSI.
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy menegaskan komitmen perusahaan memfasilitasi kebutuhan ibadah masyarakat secara aman.
"Hal ini menjadi komitmen perseroan sebagai bank syariah terbesar di Indonesia untuk menggarap potensi masyarakat Indonesia berumrah dengan aman dan mudah," ujar Kemas Erwan Husainy.
Saat ini, dari total 23,7 juta nasabah BSI, terdapat sekitar 7,26 juta nasabah tabungan haji dan umrah.
BSI menyediakan tabungan perencanaan haji, tabungan umrah, serta kartu pembiayaan syariah BSI Hasanah Card untuk merespons tren wisata religi yang diminati generasi muda.
>>> IHSG Anjlok 112 Poin Akibat Ketegangan Geopolitik Timur Tengah
BSI Jadi Mitra Bank Resmi IIE 2026
Sebagai strategi mempercepat pengembangan ekosistem halal, BSI menjadi mitra bank resmi dalam pameran International Islamic Expo (IIE) 2026.
Acara ini berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Melalui ajang tersebut, BSI menawarkan promo diskon transaksi, fasilitas cicilan, bebas iuran tahunan, hingga bonus bagi pengunjung yang mengajukan kartu pembiayaan syariah.
Kemas Erwan Husainy menambahkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama memperluas pasar syariah.
"Kolaborasi berbagai pihak diharapkan menjadi entry gate bisnis baik B2B maupun B2C sekaligus mengakselerasi ekosistem haji dan umrah di Indonesia," kata Kemas Erwan Husainy.
Pameran IIE 2026 diproyeksikan mendatangkan puluhan ribu pengunjung dengan keterlibatan ratusan stan dari dalam dan luar negeri.
Penyelenggara IIE 2026 Mutia Andriastuti menyatakan keyakinannya memilih BSI sebagai official bank partner untuk mengembangkan halal ecosystem di Indonesia.
>>> Pendaftaran SPMB Jatim 2026 Jalur Domisili Resmi Dibuka
Acara tersebut direncanakan menghadirkan 119 tenant dengan target transaksi mencapai Rp 115 miliar dan diharapkan mampu menarik lebih dari 25.000 pengunjung.
Update Terbaru
Lari Bersama Notaris: 3.700 Orang Ramaikan Notarace 2026 di BSD Tangerang
Minggu / 26-07-2026, 21:21 WIB
30 Tahun Tragedi Kudatuli, PDIP Bandung Desak Penyelesaian Sejarah
Minggu / 26-07-2026, 21:14 WIB
Kementan Dorong Pengelolaan Alsintan Kolektif untuk Efisiensi Usaha Tani
Minggu / 26-07-2026, 21:14 WIB
Menguak Kekuatan Stussy One Piece: Vampir, Haki, dan Teknik Rokushiki
Minggu / 26-07-2026, 21:07 WIB
Uji Coba 10 Aplikasi Produktivitas di Google Pixel, Hanya 4 yang Layak Dipertahankan
Minggu / 26-07-2026, 21:07 WIB
Fitur Tersembunyi di Samsung Galaxy yang Menghentikan Banjir Notifikasi Spam
Minggu / 26-07-2026, 21:07 WIB
Judika Buka Konser Trans TV Festival dengan Lagu Hits, Penonton Bernyanyi Bersama
Minggu / 26-07-2026, 21:04 WIB
Pakistan Siap Deportasi 20.000 Warga Afghanistan dari Peshawar
Minggu / 26-07-2026, 21:00 WIB
Pakistan Jadikan Pemulangan Pemerkosa Rochdale Syarat Ekstradisi Kritikus
Minggu / 26-07-2026, 21:00 WIB
Everson Griffen Ditangkap karena Tak Gunakan Alat Interlock
Minggu / 26-07-2026, 21:00 WIB
Mobil Tabrak Kerumunan Parade LGBTQ+ di Berlin, Satu Tewas
Minggu / 26-07-2026, 21:00 WIB
GROTESQQQUE: Atsushi Nishigori Bicara Tiga Dunia, Gaya Visual, dan Visi Kreatif
Minggu / 26-07-2026, 20:50 WIB
Jadwal Ibadah Salat Wilayah Makassar Bulan Juli 2026
Minggu / 26-07-2026, 20:50 WIB
Fenomena El Nino Super Ancam Ekonomi Afrika dengan Kerugian Hingga Rp358 Triliun
Minggu / 26-07-2026, 20:43 WIB







