Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan status terkini dari unit yang ditangguhkan tersebut.

Sebagian besar unit sudah diizinkan aktif kembali setelah melakukan perbaikan manajemen.

Dari total SPPG yang pernah disuspend, sebanyak 5.659 unit telah kembali beroperasi setelah memenuhi berbagai ketentuan.

Sementara itu, sebanyak 2.213 SPPG lainnya masih menjalani masa suspend karena belum memenuhi persyaratan teknis maupun manajemen.

Berdasarkan pemetaan wilayah, sebaran unit yang ditangguhkan terbagi ke dalam tiga wilayah utama.

Sebaran SPPG per Wilayah

Di Wilayah I yang mencakup Pulau Sumatra, terdapat 5.968 SPPG beroperasi dengan 758 unit pernah disuspend.

Saat ini masih ada 148 SPPG belum beroperasi kembali, terdiri dari 10 unit akibat kejadian menonjol dan 138 unit karena masalah infrastruktur, tata kelola, serta mutu gizi, sedangkan 610 unit sudah aktif lagi.

Untuk Wilayah II di Pulau Jawa, terdapat 16.594 SPPG yang beroperasi dengan riwayat 3.466 unit pernah disuspend.

Kini 1.666 unit masih berstatus suspend, yang meliputi 61 unit karena sanksi kejadian menonjol dan 1.605 unit akibat masalah infrastruktur, manajemen, serta mutu gizi, sementara 1.800 unit telah beroperasi kembali.

Sementara di Wilayah III yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, tercatat 4.646 SPPG beroperasi.

>>> Jadwal Program Televisi Jumat, 12 Juni 2026 ada Film Bioskop Brick Mansions dan Jungle (2017) di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVONE serta Link Nonton

Sebanyak 3.959 SPPG pernah disuspend, dengan 399 unit masih ditangguhkan akibat kendala sanksi kejadian menonjol (25 unit) serta masalah infrastruktur dan tata kelola (374 unit), sedangkan 3.559 unit lainnya sudah kembali berjalan.