New York Knicks berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan San Antonio Spurs 107-106 pada laga keempat Final NBA di Madison Square Garden, Rabu, 10 Juni 2026.

Kekalahan ini membuat Spurs tertinggal 3-1 dalam format best-of-seven dan berada di ambang eliminasi.

>>> Wembanyama Gagal Tembakan Bebas, Spurs di Ambang Eliminasi

Victor Wembanyama, forward asal Prancis setinggi 2,23 meter, gagal mengeksekusi dua tembakan bebas krusial saat pertandingan tersisa 1 menit 47 detik.

Padahal, Wembanyama mencatatkan 24 poin dan 13 rebound sepanjang laga. Namun, ia hanya mencetak delapan poin di paruh kedua setelah Knicks meredam agresivitasnya.

Kegagalan ini menambah catatan buruk sang pemain setelah sebelumnya ia juga gagal melesakkan tembakan penentu kemenangan di akhir Game 2.

"It's just a shot," kata Wembanyama. "You might work on your form hours and hours.

At the end of the day it's just a shot, so you need to shoot it the normal way."

Meski situasi timnya kritis, Wembanyama menegaskan komitmen untuk terus berjuang. "It's going to go one of two ways, a bad one and a good one.

The bad one would be giving up. The good one would be getting stronger through this, getting more together.

I know this is what we're going to do."

Selain ancaman kekalahan, Wembanyama juga dibayangi sanksi akumulasi pelanggaran berat setelah menyikut dagu Karl-Anthony Towns pada kuarter ketiga.

>>> San Antonio Spurs Terancam Gagal Juara Usai Tumbang di Game 4

"Of course I'm going to be a little more careful, but it's not going to change much," akunya.