San Antonio Spurs berada di ambang kegagalan meraih gelar juara NBA setelah menelan kekalahan tipis 107-106 dari New York Knicks pada laga keempat Final NBA 2026 di Madison Square Garden, Rabu, 10 Juni 2026.

Kekalahan tersebut membuat Spurs tertinggal 3-1 dalam seri kejuaraan. Mereka wajib memenangi tiga pertandingan tersisa secara beruntun jika ingin mengamankan gelar juara NBA.

>>> Thomas Tuchel Matangkan Skuad Timnas Inggris Menjelang Piala Dunia 2026

Pertandingan berjalan dramatis.

Spurs sempat mendominasi babak pertama dengan mencetak 76 poin dan memimpin hingga selisih 29 poin pada kuarter ketiga sebelum Knicks membalikkan keadaan.

Performa lini serang Spurs menurun drastis di paruh kedua.

Mereka hanya membukukan 30 poin, terdiri dari 14 poin pada kuarter ketiga dan 16 poin pada kuarter keempat.

Berdasarkan catatan sejarah NBA, situasi ketertinggalan 3-1 di babak final sangat sulit diputarbalikkan.

Hanya Cleveland Cavaliers yang pernah bangkit dari kondisi tersebut saat mengalahkan Golden State Warriors pada tahun 2016.

Namun, Spurs memiliki modal positif.

Mereka sebelumnya selamat dari ancaman eliminasi dengan memenangi dua laga terakhir saat tertinggal 3-2 melawan Oklahoma City Thunder di babak semifinal wilayah.

Kemenangan dramatis Knicks dipastikan melalui aksi sontekan tip-in dari OG Anunoby saat pertandingan menyisakan waktu dua detik. Ia memanfaatkan kegagalan tembakan Jalen Brunson yang mengemas 36 poin.

>>> New York Knicks Cetak Sejarah, Balikkan Defisit 29 Poin di Final NBA

Pelatih Mike Brown memberikan apresiasi besar kepada atmosfer penonton di Madison Square Garden. Ia menilai dukungan tersebut membakar semangat juang tim tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan besar.

Pahlawan kemenangan tuan rumah, OG Anunoby, yang menyelesaikan laga dengan torehan 33 poin, menjelaskan momen krusial saat dirinya mengeksekusi bola pantul penentu kemenangan.