New York Knicks mencatatkan sejarah baru di Final NBA 2026.

Mereka berhasil membalikkan ketertinggalan 29 poin untuk mengalahkan San Antonio Spurs 107-106 pada gim keempat di Madison Square Garden, Rabu waktu setempat.

>>> New York Knicks Balikkan Keadaan Atas San Antonio Spurs Pada Game 4

Kemenangan epik ini membawa Knicks unggul 3-1 dalam seri best-of-seven. Mereka kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara dunia NBA 2026.

Jalan Dramatis Menuju Kemenangan

Jalen Brunson menjadi pencetak angka terbanyak untuk Knicks dengan 36 poin dan tujuh asis. OG Anunoby menyusul dengan 33 poin, termasuk tembakan tiga angka krusial.

Di kubu Spurs, Victor Wembanyama memimpin dengan 24 poin dan 13 rebound. Dylan Harper menambahkan 21 poin.

Pertandingan menyisakan 1,2 detik saat Anunoby melakukan tip-in setelah memanfaatkan kegagalan tembakan Brunson. Aksi itu mengunci kemenangan tipis Knicks.

Sebelumnya, Stephon Castle sempat membawa Spurs unggul 106-105 melalui dua lemparan bebas pada sisa waktu 30 detik.

>>> OG Anunoby Pahlawan Kemenangan New York Knicks atas San Antonio Spurs

Legenda NBA Charles Barkley yang menyaksikan langsung laga ini memberikan komentarnya. "Saya sudah menjadi bagian dari NBA selama 40 tahun, lebih mungkin.

Saya belum pernah mengalami apa yang saya alami malam ini," kata Barkley.

Anunoby menegaskan mentalitas pantang menyerah timnya. "Lakukan apa pun untuk menang.

Kami tangguh. Kami saling percaya," ujarnya.

Keberhasilan Knicks mengejar defisit besar memicu gemuruh dari para pendukung di Madison Square Garden. Komentator Mike Breen menyebut momen ini belum pernah terjadi sebelumnya di Final NBA.

>>> OG Anunoby Cetak 33 Poin, Knicks Taklukkan Spurs 107-106

Laga ini menjadi Final NBA kedua dalam sejarah yang mencatatkan dua pertandingan dengan selisih satu poin. Sebelumnya, hal serupa terjadi pada tahun 1975.