Validasi SKTP Juni 2026 Dimulai, Tunjangan Profesi Guru Cair Bulanan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi memulai proses validasi Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) untuk periode Juni 2026.
Proses ini dilakukan melalui sistem Info GTK 2026 setelah pengolahan dan penarikan data guru pada Mei 2026 selesai.
>>> Insta360 Luna Ultra Resmi Meluncur, Kamera Saku Flagship dengan Leica
SKTP merupakan dokumen resmi yang menjadi dasar hukum penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG).
Guru tersertifikasi wajib memenuhi sejumlah kriteria agar SKTP dapat diterbitkan.
Syaratnya meliputi data yang sudah valid di Info GTK 2026 dan beban kerja minimal 24 jam tatap muka per minggu.
Selain itu, guru harus memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG) yang tercatat resmi.
Setelah SKTP diterbitkan, data akan diteruskan ke dinas pendidikan provinsi serta kabupaten/kota.
Penyaluran dana tunjangan dilakukan melalui sistem yang terhubung dengan aplikasi resmi penyalur TPG.
Skema Baru TPG 2026: Cair Setiap Bulan
Pemerintah menerapkan regulasi baru pada 2026, yaitu penyaluran TPG setiap bulan menggantikan sistem triwulan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa TPG akan ditransfer langsung setiap bulan mulai tahun 2026.
Besaran TPG bagi guru ASN adalah satu kali gaji pokok per bulan.
>>> Penjualan Mobil Astra International Naik 12 Persen pada Mei 2026
Untuk guru Non-ASN bersertifikat pendidik, tunjangan naik dari Rp1.500.000 menjadi Rp2.000.000 per bulan.
Pemerintah juga mengalokasikan dana bantuan pendidikan Rp3 juta per semester bagi guru yang belum menyelesaikan D4 atau S1.
Kuota program beasiswa ini ditargetkan 12.500 guru pada 2025 dan 150.000 guru pada 2026.
Abdul Mu’ti mengatakan kebijakan ini bertujuan agar guru dapat bekerja lebih tenang dan profesional.
Dirjen GTK, Nunuk Suryani, menegaskan pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk yang non-ASN dan belum tersertifikasi.
Guru dapat memantau perkembangan data dan penerbitan SKTP secara mandiri melalui laman Info GTK 2026.
Para guru diminta memeriksa akurasi data kepegawaian secara berkala sebelum batas cut-off.
Data krusial yang wajib diperiksa meliputi pangkat, golongan, jabatan, tugas tambahan, status kepegawaian, nomor rekening, dan gaji pokok.
Sinkronisasi data ASN dengan BKN melalui MYSAPK atau MYASN juga harus dipastikan valid.
>>> Rupiah Melemah, Harga Suku Cadang Motor Melonjak
Ketidaksesuaian data berisiko menghambat validasi SKTP Juni 2026 dan menunda pencairan tunjangan.
Update Terbaru
Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz Usai Tabrak Ranjau Laut
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Ayu Ting Ting Sukses Goyang Penonton dengan Alamat Palsu
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
GROTESQQQUE Jadi 'Makanan Penutup' Sutradara Berkat Kebebasan Kreatif dari CloverWorks
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Capcom Sebut Remake Resident Evil Sama Pentingnya dengan Game Utama
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Pratu Galuh Gugur dalam Operasi Pengejaran Bandar Narkoba di Bireuen
Minggu / 26-07-2026, 21:59 WIB
Perbandingan One Piece dan Naruto: 16 Alasan Penggemar Tak Sepakat
Minggu / 26-07-2026, 21:57 WIB
Miyamoto: Gamer Kini Pilih Pengalaman Unik, Bukan Sekadar Spesifikasi Konsol
Minggu / 26-07-2026, 21:56 WIB
Kreator Dragon Striker Ungkap Sihir Ada di Luar Lapangan, Siap Jelaskan Misteri Masa Depan
Minggu / 26-07-2026, 21:56 WIB
The East Palace Raih 4,9 Juta Tayangan dalam Dua Hari Pertama di Netflix
Minggu / 26-07-2026, 21:56 WIB
Pelatih Port FC Soroti Gagal Penalti Meski Timnya Kalahkan PSMS
Minggu / 26-07-2026, 21:49 WIB
Galaxy A57 dan A27 Mulai Terima Patch Keamanan Juli 2026
Minggu / 26-07-2026, 21:49 WIB
Flavor Shake-Up Wingstop: Paket 3-in-1 Praktis dengan Rasa dari Gurih hingga Pedas
Minggu / 26-07-2026, 21:42 WIB
Ugreen Rilis Pelacak Dompet FineTrack Slim Duo 2 dengan Dukungan Apple dan Android
Minggu / 26-07-2026, 21:42 WIB
Punggung Herdman Dipijat Staf Jelang Lawan Kamboja
Minggu / 26-07-2026, 21:35 WIB







