Distribusi sepeda motor ke pasar domestik kembali terkoreksi pada Mei 2026. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sebanyak 479.388 unit.

Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 7,9 persen dibandingkan April 2026 yang mencapai 520.972 unit. Penurunan ini mengakhiri tren pemulihan yang sempat terjadi pada bulan sebelumnya.

>>> Prabowo Tetap Pakai Pindad Maung Meski Bocor Demi Nasionalisme

Meski secara bulanan menurun, secara kumulatif industri roda dua masih mencatat pertumbuhan positif. Total penjualan sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 2.614.451 unit.

Capaian tersebut lebih tinggi 19.148 unit dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 2.595.303 unit.

Secara year to date, pasar sepeda motor nasional tumbuh 0,74 persen.

Pergerakan pasar kendaraan roda dua sepanjang 2026 cukup dinamis. Penjualan Januari tercatat 577.763 unit, kemudian naik menjadi 587.354 unit pada Februari.

Memasuki Maret, pasar mengalami penurunan drastis menjadi 448.974 unit. Kondisi membaik pada April dengan pasokan 520.972 unit, naik sekitar 16 persen dari bulan sebelumnya.

>>> Baterai Mobil Listrik Berisiko Rusak Akibat Tekanan Air Banjir

Namun momentum pertumbuhan terhenti pada Mei karena penjualan kembali merosot menjadi 479.388 unit. Angka ini berkurang 41.584 unit dibanding perolehan April.

Proyeksi Pasar Sepeda Motor

Meski ada penurunan bulanan, capaian kumulatif lima bulan pertama tahun ini masih lebih tinggi dibanding periode sama tahun lalu.

Selisih positif ini menandakan pasar roda dua tetap tumbuh meski tipis.

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala sebelumnya memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan stabil sepanjang tahun.

>>> Honda Accord Rayakan 50 Tahun Perjalanan di Pasar Otomotif Global

"Kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit," ujarnya.