"Jangan sampai masyarakat yang memang berhak memperoleh BBM subsidi justru menjadi pihak yang paling dirugikan," kata Rio.

Di sisi lain, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk menjaga keberlanjutan penyediaan energi.

Pertamina memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak berubah.

"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," kata Roberth.

Sebelumnya, harga keekonomian Pertamax dilaporkan telah menembus angka Rp17.000-an per liter akibat fluktuasi pasar global.

Namun, keputusan menahan harga di angka Rp12.300 per liter sempat dijalankan sejak April atas diskusi bersama pemerintah.

Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina yang berlaku di wilayah Pulau Jawa:

>>> Pemkot Bandung Tunjuk Faunaland Kelola Kebun Binatang Selama 26 Tahun

Pertamax Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo Rp20.750, Pertamax Green 95 Rp17.000, Dexlite Rp23.000, Pertamina Dex Rp24.800, Pertalite Rp10.000, dan Solar Rp6.800.