Pemerintah Kota Bandung resmi menunjuk PT Fauna Land Ancol atau Faunaland sebagai pengelola baru Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).

Masa kontrak pengelolaan berlangsung selama 26 tahun.

>>> Kemenhaj Mulai Persiapan Haji 2027 di Tengah Pemulangan Jemaah 2026

Keputusan ini ditetapkan oleh Pemkot Bandung bersama Kementerian Kehutanan.

Tujuannya untuk menjamin keberlanjutan Bandung Zoo sebagai lembaga konservasi, sarana edukasi lingkungan, ruang rekreasi keluarga, serta aset publik yang bernilai historis.

Apresiasi untuk Panitia Seleksi

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi yang telah menjalankan seluruh tahapan secara cermat dan profesional.

Penghargaan juga diberikan kepada Kementerian Kehutanan RI atas dukungan terhadap fungsi konservasi Bandung Zoo selama proses penataan.

"Hal yang paling penting bagi kami adalah hadirnya kepastian masa depan Bandung Zoo.

Kami ingin melihat kawasan ini kembali hidup, satwanya semakin sejahtera, fungsi konservasinya semakin kuat dan manfaatnya semakin besar bagi masyarakat Kota Bandung," kata Muhammad Farhan.

Menurut Farhan, pihak pemerintah menempatkan fungsi konservasi, kesejahteraan satwa, serta kepentingan publik sebagai pertimbangan utama sepanjang proses seleksi.

"Bagi Pemkot Bandung, keberhasilan pengelolaan Bandung Zoo tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari kualitas konservasi, kesejahteraan satwa, kualitas edukasi dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

>>> Perusahaan Nagita Slavina Resmi Akuisisi 61,85% Saham Emiten VISI

Karena itu kami berharap pengelola baru dapat menghadirkan standar pengelolaan yang semakin baik dan bertanggung jawab," ujar Farhan.

Masa Transisi dan Revitalisasi

Ditetapkannya pengelola baru menandai dimulainya masa transisi untuk mempersiapkan revitalisasi kawasan. Agenda utama mencakup penguatan fungsi konservasi, peningkatan kesejahteraan satwa, serta persiapan pembukaan kembali destinasi ini untuk masyarakat.