PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat pertumbuhan positif dalam penyaluran pembiayaan mobil baru pada April 2026. Sektor ini mengalami kenaikan sebesar 18% secara year on year (YoY).

Pembiayaan mobil baru memberikan kontribusi signifikan terhadap bisnis perusahaan, mencapai sekitar 58% dari total keseluruhan pembiayaan yang disalurkan MUF.

>>> Saham Teknologi Seret Bursa Asia Memerah Akibat Lonjakan Inflasi AS

Strategi MUF Pertahankan Pertumbuhan

Direktur MUF, Dapot Parasian S. Sinaga, mengungkapkan langkah strategis yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan capaian positif tersebut.

Salah satunya adalah memperkuat jaringan dengan para mitra dan dealer.

“Kemudian, menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif, serta meningkatkan kemudahan layanan melalui digitalisasi proses pembiayaan,” ucapnya kepada Bisnis, Rabu (10/6/2026).

Langkah ekspansi pembiayaan ini juga didukung oleh kepastian pendanaan yang kuat.

MUF terus mengoptimalkan sinergi joint financing bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI).

Dapot optimistis prospek pembiayaan mobil baru akan tetap cerah hingga akhir semester I/2026. Kondisi ini didukung oleh tren penjualan otomotif yang terus membaik.

“Dan kebutuhan kendaraan yang tetap terjaga, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” sebutnya.

>>> ITB Buka Pendaftaran Jalur Mandiri SSU Tes Tulis 2026 hingga 14 Juni

Pasar Otomotif Nasional Tumbuh Signifikan

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan performa impresif pada pasar otomotif nasional.

Distribusi mobil dari pabrikan ke dealer atau wholesales mencapai 80.776 unit pada April 2026.

Volume distribusi tersebut melonjak signifikan sebesar 55% YoY. Pada April 2025, penjualan tercatat hanya 52.108 unit.

Pihak MUF menilai lonjakan penjualan kendaraan didorong oleh dua faktor utama: tingginya permintaan pasar dan kokohnya aktivitas ekonomi masyarakat, serta stimulus dari program pembiayaan.

“Sinergi antara pelaku industri otomotif dan multifinance turut menjaga momentum pertumbuhan pasar kendaraan nasional,” tegasnya.

Data OJK: Penyaluran Multifinance Tumbuh

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatat tren pertumbuhan pada skala industri.

Penyaluran pembiayaan untuk kendaraan bermotor roda empat dan mobil pengangkutan oleh perusahaan multifinance naik 1,67% YoY pada April 2026.

>>> IHSG Melesat 2,71 Persen Didorong Kenaikan Saham BBCA dan TLKM

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK, Agusman, menyebut total nilai pembiayaan tersebut mencapai Rp290,97 triliun atau 53,47% dari total penyaluran pembiayaan.