Tren kesehatan global mengalami pergeseran dari sekadar ingin awet muda menjadi gaya hidup happy aging. Konsep ini menekankan proses penuaan yang sehat, aktif, dan produktif.

Tujuannya adalah mempertahankan kualitas hidup optimal di usia senja. Namun, di balik tren positif ini, terdapat tantangan nyata bagi perempuan yang memasuki masa perimenopause.

>>> Gaya Busana Kantor Berubah Signifikan Setiap Generasi Pascapandemi

Banyak perempuan produktif yang tampak tenang di luar, tetapi merasa kewalahan di dalam.

Kondisi ini dikenal sebagai duck syndrome, gangguan psikologis yang kerap menghantui mereka yang memaksakan diri mengurus keluarga dan pekerjaan saat transisi menopause.

>>> Arti Alis Nyambung: Karakter Teliti, Kreatif, dan Percaya Diri

Mitos Angin Duduk dan Ancaman Jantung

Tantangan lain dalam menjaga kualitas hidup adalah pemahaman tentang penyakit jantung. Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Meski kesadaran kesehatan meningkat, mitos seputar serangan jantung masih sering ditemui. Salah satunya adalah anggapan bahwa angin duduk hanya gejala masuk angin biasa yang bisa disembuhkan dengan dikerok.

>>> 4 Rekomendasi Loose Powder untuk Usia 30-an, Samarkan Garis Halus

Padahal, angin duduk merupakan isyarat berbahaya dari organ jantung yang mengalami gangguan serius. Memahami hal ini penting untuk mendukung gaya hidup happy aging yang sesungguhnya.