Pemerintah telah merampungkan pembangunan Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Kompleks perumahan sementara ini akan menjadi tempat relokasi bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api.

>>> Trump Ancam Serang Iran Lebih Keras Demi Paksa Kesepakatan Baru

Hunian tersebut dijadwalkan mulai ditempati pada pekan depan setelah seluruh aspek teknis dipastikan siap. Proyek ini digarap menyusul instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Fasilitas baru itu berdiri di atas lahan seluas 1,61 hektare milik PT Angkasa Pura Indonesia.

Terdapat 324 unit hunian tanpa sekat yang dilengkapi tempat tidur dan laci pakaian.

Kawasan ini juga didukung fasilitas umum berupa toilet bersama, musala, dapur umum, ruang komunal, taman bermain anak, hingga area parkir.

Gratis Sewa Enam Bulan Pertama

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan kesiapan fasilitas akan segera dilaporkan kepada Presiden.

>>> 5 Duel David vs Goliath di Fase Grup Piala Dunia 2026

Ia menekankan pentingnya memastikan penghuni sesuai tujuan awal, yaitu warga yang direlokasi dari bantaran rel di kawasan Senen.

Kepala BP BUMN Dony Oskaria menjelaskan bahwa untuk tahap awal tidak akan dipungut biaya sewa.

Listrik dan air juga akan digratiskan terlebih dahulu, dan setelah enam bulan akan dilakukan evaluasi pengelolaan.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan data penghuni sudah disiapkan. Prioritas pertama adalah warga bantaran rel di Pasar Gaplok, kemudian relokasi bertahap untuk kawasan lainnya.

>>> AS dan China Bersaing Cari Air di Kutub Selatan Bulan

Langkah ini bertujuan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata rapi.