Polda Metro Jaya mengungkap temuan baru dalam kasus penyekapan tiga karyawan Mauprint di Jakarta Pusat yang berlangsung selama tiga pekan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pihaknya mendapati dugaan peristiwa penyekapan serupa sebelum menimpa ketiga korban ini.

>>> Israel Tarik Brigade Givati dari Lebanon Selatan Setelah Delapan Bulan

"Di lokasi tersebut juga pernah terjadi peristiwa hukum atau perbuatan yang sama.

Namun terhadap informasi ini kami masih melakukan pendalaman dan pengumpulan alat bukti lainnya," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (4/7).

"Sehingga apabila ditemukan dugaan tindak pidana lain yang sama terhadap korban yang berbeda, tentunya penyidik juga akan melakukan upaya penyidikan secara maksimal," imbuhnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E. P.

Hutagalung mengaku masih melakukan pemeriksaan kepada korban maupun tersangka secara intensif.

Sejauh ini diketahui bahwa peristiwa penyekapan serupa pernah terjadi dengan korban yang berbeda.

"Apabila nanti ada kemungkinan ada korban lain, kami akan melakukan upaya penyidikan yang berbeda dengan penyidikan yang saat ini sedang dilakukan," jelasnya.

Ia menjelaskan kepolisian mengimbau korban penyekapan bos Mauprint untuk melapor melalui 110. Rangkaian peristiwa yang dilakukan tujuh tersangka akan diusut tuntas.

>>> Babak I Indonesia vs Malaysia U-17 Imbang Tanpa Gol, Satu Tembakan Kena Tiang

Di sisi lain, penyidik sudah berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memfasilitasi korban. Bidang Psikologi SDM Polri juga telah melakukan pendampingan.

"Apabila ada pertanyaan bahwa masih ada perasaan traumatik dari para korban sepanjang 21 hari mengalami proses penekanan dan penyiksaan ini, sesuatu hal yang menjadi perhatian kami yang itu juga menjadi objek dari koordinasi kami dengan LPSK," ujarnya.