Trump Kecam Iran karena Tunda Negosiasi, Ancaman Konsekuensi Mengemuka
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kecaman keras terhadap Iran melalui media sosial pada Rabu (10/6/2026).
Kecaman itu terkait penundaan proses negosiasi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah.
>>> Ketidakpastian Regulasi MLFF dan Truk ODOL Ganggu Ekosistem Bisnis Jalan Tol
Dalam pernyataan tertulisnya, Trump menegaskan sikap keras Amerika Serikat.
"Iran hanya banyak bicara tanpa tindakan. Mereka telah terlalu lama menunda negosiasi untuk mencapai sebuah kesepakatan yang sebenarnya akan sangat baik bagi mereka.
Sekarang mereka harus membayar harganya!!!" tulis Trump.
Langkah ini diambil setelah Iran dinilai gagal memanfaatkan kesempatan mencapai kesepakatan yang menguntungkan.
>>> Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Lewat Portal SSCASN
Ketegangan antara kedua negara semakin memuncak setelah saling melancarkan serangan di kawasan tersebut.
Upaya Diplomatik Qatar
Di tengah eskalasi, upaya diplomatik untuk meredakan konflik masih terus berjalan di balik layar.
Para utusan dari Qatar dikabarkan telah melakukan perjalanan ke Teheran pada Rabu pagi untuk mengupayakan penyelesaian kesepakatan.
Misi diplomatik negara teluk itu dilakukan setelah konsultasi intensif dengan pemerintah Amerika Serikat.
>>> Konser BTS di Busan Bikin Polemik, Pemkot Batalkan Pengerahan 915 ASN
Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Trump maupun agenda perjalanan utusan Qatar.
Update Terbaru
Trump Media Batalkan Rencana Pemisahan Platform Truth Social
Rabu / 10-06-2026, 20:25 WIB
Mario Suryo Aji Buka Suara soal Tantangan Honda Team Asia ke MotoGP 2027
Rabu / 10-06-2026, 20:25 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Picu Potensi Migrasi Konsumen ke Pertalite
Rabu / 10-06-2026, 20:24 WIB
IHSG Melonjak 404 Poin di Tengah Kenaikan Harga Pertamax
Rabu / 10-06-2026, 20:24 WIB
Ibrahim Maza Yakin Aljazair Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 20:24 WIB
Pemerintah Salurkan Gaji ke-13 ASN 2026 Sebesar Rp15,2 Triliun
Rabu / 10-06-2026, 20:24 WIB
ANTM Bagikan Dividen Tunai Rp 5,05 Triliun, Yield 7,63%
Rabu / 10-06-2026, 20:20 WIB
Sektor Manufaktur Tertekan Pelemahan Rupiah Akibat Ketergantungan Bahan Baku Impor
Rabu / 10-06-2026, 20:20 WIB
Arsene Wenger Yakin Kylian Mbappe Akan Bersinar di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
Polri Ajak Masyarakat Nobar Piala Dunia 2026 di Kantor Polisi
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
KPK Belum Jadwalkan Pemanggilan Raffi Ahmad Terkait Kasus Bea Cukai
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
Pemerintah Revisi UU UMKM untuk Perkuat Perlindungan dan Daya Saing
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB
Indo Premier Dorong Literasi Finansial dan AI bagi Generasi Muda
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB
Revitalisasi Sekolah Kemendikdasmen Dongkrak Minat Calon Siswa Baru
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB






