Ketidakpastian Regulasi MLFF dan Truk ODOL Ganggu Ekosistem Bisnis Jalan Tol
Ketidakpastian kelanjutan regulasi sistem bayar tol nirhenti dan nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) serta penertiban truk Over Dimension Over Load (ODOL) mulai mengganggu ekosistem bisnis jalan tol.
Guru Besar UGM Bidang Infrastruktur dan Transportasi, Danang Parikesit, menyebut ketidakmampuan pemerintah menyelesaikan proyek tersebut bakal berdampak pada kualitas pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
>>> Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Lewat Portal SSCASN
SPM merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) demi memastikan pengguna jalan mendapatkan haknya secara utuh.
"Selama dua ini [MLFF dan ODOL] belum terselesaikan, memang tidak mudah untuk kita mengatakan dengan metode apapun mengenai compliance atau kepatuhan BUJT terhadap SPM jalan tol," ujarnya di Kompleks Parlemen RI, Selasa (9/6/2026).
Danang menuturkan, operator jalan tol kerap dihadapkan pada kondisi yang sulit dikendalikan, seperti laju truk ODOL yang merusak perkerasan jalan.
Kondisi tersebut dinilai menciptakan bias dalam penilaian kinerja BUJT dan memicu kelalaian dalam pemenuhan SPM jalan tol.
"Sampai solusi final ODOL itu belum tercapai, maka standar pelayanan minimal selalu akan ada exit-nya.
Selalu ada alasan pemaaf untuk tidak tercapai, yang ini pemerintah sendiri tidak bisa memenuhinya," pungkasnya.
Pemerintah tengah mengembangkan implementasi dua sistem tersebut guna meningkatkan kualitas jalan tol nasional, namun keduanya masih belum kunjung terealisasi.
Implementasi MLFF saat ini masih dalam tahap pengkajian ulang, padahal proyek ini telah dicanangkan sejak 2018.
>>> Konser BTS di Busan Bikin Polemik, Pemkot Batalkan Pengerahan 915 ASN
Plt.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Ni Komang Rasminiati, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengkaji ulang kelayakan implementasi sistem tersebut.
Update Terbaru
Trump Media Batalkan Rencana Pemisahan Platform Truth Social
Rabu / 10-06-2026, 20:25 WIB
Mario Suryo Aji Buka Suara soal Tantangan Honda Team Asia ke MotoGP 2027
Rabu / 10-06-2026, 20:25 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Picu Potensi Migrasi Konsumen ke Pertalite
Rabu / 10-06-2026, 20:24 WIB
IHSG Melonjak 404 Poin di Tengah Kenaikan Harga Pertamax
Rabu / 10-06-2026, 20:24 WIB
Ibrahim Maza Yakin Aljazair Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 20:24 WIB
Pemerintah Salurkan Gaji ke-13 ASN 2026 Sebesar Rp15,2 Triliun
Rabu / 10-06-2026, 20:24 WIB
ANTM Bagikan Dividen Tunai Rp 5,05 Triliun, Yield 7,63%
Rabu / 10-06-2026, 20:20 WIB
Sektor Manufaktur Tertekan Pelemahan Rupiah Akibat Ketergantungan Bahan Baku Impor
Rabu / 10-06-2026, 20:20 WIB
Arsene Wenger Yakin Kylian Mbappe Akan Bersinar di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
Polri Ajak Masyarakat Nobar Piala Dunia 2026 di Kantor Polisi
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
KPK Belum Jadwalkan Pemanggilan Raffi Ahmad Terkait Kasus Bea Cukai
Rabu / 10-06-2026, 20:16 WIB
Pemerintah Revisi UU UMKM untuk Perkuat Perlindungan dan Daya Saing
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB
Indo Premier Dorong Literasi Finansial dan AI bagi Generasi Muda
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB
Revitalisasi Sekolah Kemendikdasmen Dongkrak Minat Calon Siswa Baru
Rabu / 10-06-2026, 20:09 WIB






