BPOM Siapkan Relaksasi Regulasi untuk Jaga Stabilitas Harga Obat
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memberikan tekanan pada sektor kesehatan dalam negeri.
Industri farmasi nasional mulai menghadapi lonjakan biaya impor Bahan Baku Obat (BBO) yang berpotensi memicu kenaikan harga obat di pasaran.
>>> Tim Medis Kloter PLM 12 Evaluasi Kesehatan Jemaah Haji di Madinah
Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyusun langkah taktis dan penyesuaian regulasi.
Kebijakan ini bertujuan agar pelaku industri farmasi lokal tetap bertahan sekaligus melindungi akses masyarakat terhadap obat-obatan.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menjelaskan bahwa pihaknya telah mengundang para pelaku industri farmasi untuk mendiskusikan kendala operasional dan dampaknya terhadap ongkos produksi.
BPOM menyadari tidak memiliki wewenang mengubah harga komoditas global atau menekan dampak konflik geopolitik.
Kemudahan Perpindahan Sumber Bahan Baku
BPOM mempermudah prosedur administratif dengan melonggarkan izin perpindahan sumber bahan baku.
>>> Tiket BTS Jakarta 2026 Dijual Ulang hingga Tiga Kali Lipat Setelah Presale Ludes
Jika sebelumnya perusahaan harus melakukan uji stabilitas dan standar saat mengganti pemasok, kini proses tersebut dapat dipermudah selama dokumen standardisasi dari negara asal tersedia.
Langkah ini diharapkan membantu industri farmasi bertahan di tengah ketidakpastian tanpa harus menaikkan harga jual produk.
Diskresi Penyesuaian Kemasan
Selain bahan baku, BPOM juga memberikan kelonggaran bagi perusahaan yang ingin mengganti material kemasan. Misalnya, dari plastik menjadi kertas, yang dapat mengurangi beban biaya produksi.
Taruna Ikrar menegaskan bahwa tujuan dari kebijakan ini adalah agar industri tidak menaikkan harga. Dengan demikian, pasokan obat untuk masyarakat tetap aman.
Untuk menjaga stabilitas jangka panjang, BPOM RI aktif menjalin komunikasi dengan otoritas pengawas obat negara lain.
>>> Astra Fokus pada Tiga Bisnis Inti dan Siapkan Buyback Rp 8 Triliun
Hal ini dilakukan untuk merumuskan solusi bersama terkait harga obat di tingkat global.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Kebiasaan Nomor 1 yang Dimiliki Orang Super Cerdas
Rabu / 10-06-2026, 19:41 WIB
Rekomendasi Laptop Bekas Terbaik Budget Rp4 Jutaan yang Layak Dibeli
Rabu / 10-06-2026, 19:41 WIB
6 Pemain Bintang Berstatus Bebas Transfer di Musim Panas 2026
Rabu / 10-06-2026, 19:41 WIB
Jadwal Semifinal AFF U19 11 Juni 2026: Indonesia Tantang Australia
Rabu / 10-06-2026, 19:40 WIB
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI untuk Tahun Ajaran 2027
Rabu / 10-06-2026, 19:40 WIB
Indonesia Coffee Academy Gelar Kelas Kopi Premium di Kemang
Rabu / 10-06-2026, 19:40 WIB
Telkomsel dan TVRI Sediakan Paket MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 19:36 WIB
Taylor Swift Kejutan di Premiere Toy Story 5 Hollywood
Rabu / 10-06-2026, 19:36 WIB
5 Pemain Sepak Bola Paling Setia yang Masih Aktif Bermain
Rabu / 10-06-2026, 19:36 WIB
Samsung Galaxy Buds4 Pro Hadirkan Audio Berkualitas dengan Dukungan Fitur AI
Rabu / 10-06-2026, 19:33 WIB
Empat Tim Lolos Semifinal AFF U19 2026, Indonesia Jumpa Australia
Rabu / 10-06-2026, 19:32 WIB
Prabowo Tegaskan Komitmen Pakai Mobil Dinas Pindad Meski Sempat Bocor
Rabu / 10-06-2026, 19:32 WIB
Apple Siapkan iOS 27, Ini Jadwal Rilis dan Daftar iPhone yang Masih Didukung
Rabu / 10-06-2026, 19:32 WIB
Florentino Perez Tunjuk Kembali Jose Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid
Rabu / 10-06-2026, 19:31 WIB






