Presiden Prabowo Subianto menghadiri Peresmian Pembukaan Munas HIPMI pada Rabu (10/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa Indonesia menerima banyak undangan dari para pemimpin negara dunia.

Hal ini terjadi karena posisi geopolitik Indonesia yang strategis serta prinsip ekonomi politik bebas aktif yang dianut.

>>> Pemerintah Siapkan Hunian Sementara Warga Bantaran Rel Senen, Gratis Sewa 6 Bulan

Langkah memelihara hubungan baik dengan seluruh kekuatan ekonomi global dinilai mutlak dilakukan.

Tujuannya untuk mengamankan kepentingan ekonomi nasional di tengah eskalasi konflik global dan ketidakpastian rantai pasok ekonomi dunia.

Indonesia saat ini menjadi bagian dari organisasi internasional utama seperti G20, APEC, OKI, hingga dalam proses bergabung ke BRICS.

Posisi netral ini membuat daya tawar investasi domestik kian diperhitungkan. RI pun menjadi mitra dagang dan investasi yang paling dicari oleh banyak blok kekuatan dunia.

Kepala Negara mencontohkan bahwa dirinya mendapatkan undangan langsung dari sejumlah pemimpin negara besar, termasuk Amerika Serikat, Rusia, hingga China.

Undangan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama strategis.

>>> Kenaikan BI Rate Ancam Target Pertumbuhan Kredit UMKM Nasional

"Dua hari tiga hari ini saya menerima berapa, 18 duta besar. Hampir semuanya menyampaikan undangan dari presiden dan perdana menteri masing-masing.

Bayangkan 18 negara itu, terbangnya sudah kelenger aku," kata Prabowo.

Presiden Prabowo menilai banyaknya undangan dari berbagai kepala negara merupakan risiko logis dari posisi geopolitik Indonesia saat ini.

"Jadi saudara-saudara, Presiden Amerika undang, Presiden Rusia undang juga. Gue nongol di Washington, gue nggak nongol di Moskow?

Nggak bisa. Habis itu diundang lagi oleh Presiden Xi Jinping.

Ya aku hadir," jelas Prabowo.

>>> Penundaan Insentif EV dan Rupiah Lesu, Penjualan Mobil Mei 2026 Anjlok

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menghadiri undangan para pemimpin dunia demi menjaga hubungan geopolitik dan ekonomi bebas aktif.