Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Positif bagi APBN
Kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green dinilai memberikan dampak positif bagi kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Langkah strategis ini dinilai mampu memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terus berlanjut.
>>> Jadwal Imunisasi Influenza Anak untuk Cegah Komplikasi Serius
Pakar Energi Universitas Padjadjaran (Unpad), Yayan Satyakti, menilai penyesuaian harga Pertamax dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter merupakan langkah yang tepat.
Berdasarkan simulasi dari model permintaan 1,36 juta rumah tangga Indonesia menggunakan data Susenas 2019–2024, kebijakan ini terbukti efektif menghemat devisa negara.
"Kenaikan ini menghemat anggaran negara sekitar Rp 11,4 triliun per tahun dan menghemat devisa US$ 0,6 miliar di tengah tekanan terhadap rupiah," ujar Yayan kepada Kontan.
co. id, Rabu (10/6/2026).
Dalam hitungannya, bila tidak terjadi kenaikan harga Pertamax, pemerintah bakal menanggung beban fiskal Rp 27,7 triliun per tahun.
Potensi Migrasi ke BBM Bersubsidi
Meski demikian, Yayan mengingatkan adanya potensi perpindahan konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi yang dapat memicu pembengkakan beban keuangan negara.
Dari hitungannya, kebocoran subsidi akibat migrasi pengguna Pertamax ke Pertalite ditaksir bisa mencapai Rp 8,2 triliun hingga Rp 9,4 triliun per tahun.
>>> Menkes Siapkan Ahli Gizi Dukung Langkah Baru Badan Gizi Nasional
Menurutnya, jika pengawasan di lapangan longgar, volume penyaluran Pertalite diproyeksikan akan melampaui batas kuota tahunan yang sudah ditetapkan pemerintah.
"Risikonya adalah migrasi kira-kira satu dari lima pembeli Pertamax, bahkan satu dari empat jika aturan pembelian tidak ditegakkan, akan pindah ke Pertalite bersubsidi.
Update Terbaru
6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Kuliah di Luar Negeri
Minggu / 26-07-2026, 02:52 WIB
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh Patriots di Tengah Negosiasi Kontrak
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Resident Evil 4 Remake Raup 560 Juta Dolar AS, Jadi Remake Terlaris Generasi Ini
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Lucasfilm Siapkan Film Star Wars: Starfighter untuk Rilis 2027
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Padres Hadapi Marlins, Miami Berusaha Akhiri 10 Kekalahan Beruntun
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Imigrasi AS Deportasi Mantan Pemain NFL Kenya Daniel Adongo
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Viruzz Hadapi Gero Arias di Laga Kelima La Velada del Ano 6
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
PlayStation Store dan Jaringan Down, Tanda Masa Depan All-Digital Sony?
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Yen Press Lisensi Tiga Judul Baru: Light Novel dan Manga
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Kodansha USA Umumkan Lisensi Manga Baru di San Diego Comic-Con
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
5 dari 100 Angkatan Kerja Indonesia Masih Menganggur di 2026, Jakarta Masuk Daftar
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Indonesia Tegaskan Komitmen Kemitraan Jangka Panjang dengan China
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Debat Hunter Biden dan Nick Fuentes Panas, Bahas Ras hingga Pembunuhan MLK
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
Minggu / 26-07-2026, 02:34 WIB







