Perjuangan meraih pendidikan tinggi seringkali membutuhkan pengorbanan besar. Hal itu dibuktikan oleh Tang Wei, seorang pemuda berusia 19 tahun asal Kabupaten Xinhuang, Provinsi Hunan.

Tang telah diterima di sebuah perguruan tinggi teknik di Changsha dan dijadwalkan mulai kuliah pada September mendatang.

>>> Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Pemilik Mobil Putar Otak

Untuk mengumpulkan biaya, ia meninggalkan kampung halaman pada awal Mei dan bekerja sebagai kurir makanan.

Demi menekan pengeluaran, Tang memilih tinggal di bawah jembatan daripada menyewa kamar. Ia ditemani seekor anjing peliharaan bernama Bobo.

Setiap hari dari pagi hingga malam, Tang keluar masuk restoran untuk mengantarkan pesanan. Pendapatannya digunakan untuk membeli tenda, alas tidur, alat makan, dan peralatan memasak sederhana.

"Situasi keuangan keluargaku tidak bagus. Aku juga memiliki adik laki-laki.

>>> Bank Mestika Targetkan Naik Kelas ke KBMI 2 dalam Dua Tahun

Aku ingin memanfaatkan tiga bulan ke depan untuk membayar biaya pendidikan dan kebutuhan hidup," ujar Tang.

Pada pekan pertama, ia hanya mendapat upah 200 Yuan atau sekitar Rp530 ribu.

Namun, seorang manajer pabrik mesin kemudian menawarinya pekerjaan baru sebagai penjaga gudang dengan kontrak tiga bulan.

>>> Bahlil Minta Izin Panggil Prabowo 'Kakanda' di Munas HIPMI

Kini Tang mendapatkan fasilitas tempat tidur nyaman dan makan sepuasnya dari kantin karyawan. Pendapatannya juga lebih tinggi, memungkinkannya menabung untuk biaya kuliah.