Pemerintah Perkuat Harga Acuan Telur Ayam Rp26.500 per Kg di Tingkat Peternak
Pemerintah memperkuat Harga Acuan Pembelian (HAP) telur ayam ras menjadi Rp26.500 per kilogram di tingkat peternak.
Kebijakan ini diambil untuk mengatasi anjloknya harga akibat kelebihan pasokan di sejumlah sentra produksi.
>>> Saham First Media KBLV Melejit 34 Persen Berkat Lonjakan Volume
Langkah intervensi berupa penguatan pengawasan tersebut mendapat apresiasi dari para pelaku usaha.
Mereka menilai kebijakan ini sebagai tindakan nyata untuk menahan tekanan harga yang saat ini berada di bawah biaya produksi.
Apresiasi Pelaku Usaha
Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN), Yudianto Yosgiarso, menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Kepala Badan Pangan Nasional.
"Kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian yang hari ini telah memutuskan beberapa hal penting.
Ini sangat membantu untuk kelangsungan hidup peternak," ujar Yudianto.
Kebijakan pengawasan ini diperkuat dengan pengiriman surat imbauan yang ditembuskan kepada Satuan Tugas Pangan Polri. Tujuannya untuk mencegah praktik pembelian di bawah harga acuan yang ditetapkan di lapangan.
>>> KB Bank Salurkan Kredit ke MGM Bosco Logistics untuk Ekspansi Rantai Dingin
Yudianto juga meminta kepatuhan dari seluruh pelaku usaha, termasuk pedagang dan sektor ritel. Ia mendorong peternak untuk segera melapor jika masih menemukan pelanggaran harga.
"Kami menghimbau seluruh pedagang dan pengusaha ritel untuk membantu dan menaati apa yang sudah disampaikan Bapak Menteri.
Apabila setelah hari ini masih terjadi pembelian di bawah Rp26.500, peternak dapat segera melaporkannya kepada Badan Pangan Nasional," ujar Yudianto.
Penyerapan Telur Ditingkatkan
Selain penguatan pengawasan HAP, pemerintah meningkatkan frekuensi penyerapan telur oleh Badan Gizi Nasional. Penyerapan yang semula satu kali menjadi tiga kali sepekan guna memperbaiki keseimbangan pasokan di pasar.
Saat ini, tekanan harga yang berada jauh di bawah modal produksi terjadi di beberapa wilayah.
>>> Taiwan Pertimbangkan Perketat Ekspor Chip AI ke China
Di Jawa Timur harga menyentuh Rp21.500 per kilogram, Jawa Tengah Rp22.500 per kilogram, serta Jawa Barat dan Jakarta di kisaran Rp22.300 hingga Rp22.500 per kilogram.
Update Terbaru
Erick Thohir Dukung Shin Tae-yong Latih Persija Jakarta
Rabu / 10-06-2026, 15:16 WIB
Minat Investor Melonjak, Permintaan IPO SpaceX Tembus US$250 Miliar
Rabu / 10-06-2026, 15:15 WIB
Cara Klaim JKM BPJS Ketenagakerjaan untuk PMI Secara Online
Rabu / 10-06-2026, 15:15 WIB
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0 di Laga FIFA Matchday
Rabu / 10-06-2026, 15:13 WIB
Borneo FC Lepas 15 Pemain, Mariano Peralta Dikabarkan ke Persija
Rabu / 10-06-2026, 15:13 WIB
Milomir Seslija Ucapkan Perpisahan Usai Persis Solo Degradasi
Rabu / 10-06-2026, 15:13 WIB
Netflix Belum Beri Kejelasan Sekuel Anime The Way of the Househusband
Rabu / 10-06-2026, 15:13 WIB
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0, Gol Tunggal Ole Romeny
Rabu / 10-06-2026, 15:12 WIB
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0, Gol Ole Romeny Jadi Penentu
Rabu / 10-06-2026, 15:12 WIB
Lo Kheng Hong Pertahankan 196,76 Juta Saham PGAS, Siap Kantongi Dividen
Rabu / 10-06-2026, 15:12 WIB
Rizky Ridho Beri Pesan Bijak Usai Friksi Beckham Putra dengan Suporter
Rabu / 10-06-2026, 15:10 WIB
Kemendag Bahas Penurunan Anggaran 2027 Bersama Komisi VI DPR
Rabu / 10-06-2026, 15:10 WIB
BPOM Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,7 Triliun untuk Kawal Makan Bergizi Gratis
Rabu / 10-06-2026, 15:10 WIB
Truk Wing Box Jadi Primadona Baru Pengusaha Logistik Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 15:09 WIB






