CIMB Niaga dan 16 Bank Salurkan Kredit Hijau US$ 750 Juta ke Vale Indonesia
PT Bank CIMB Niaga Tbk bersama 16 institusi perbankan lainnya resmi terlibat dalam penyediaan pembiayaan hijau untuk PT Vale Indonesia Tbk.
Langkah ini menjadi strategi bersama dalam mendukung pengembangan sektor pertambangan yang berkelanjutan di Indonesia.
>>> Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Resmi Rilis, Format Baru 48 Tim
Sindikasi perbankan tersebut mengucurkan fasilitas syndicated sustainability-linked loan (SSL) dengan nilai mencapai US$ 750 juta kepada salah satu produsen nikel terbesar di Indonesia.
Keterlibatan ini menegaskan komitmen sektor jasa keuangan dalam mendorong program transisi energi global, khususnya pada industri ekstraktif yang tengah bertransformasi menjadi lebih ramah lingkungan.
Komitmen terhadap Keberlanjutan
Head of Corporate, Investment Banking Coverage & Loan Syndication CIMB Niaga Miranty Supardi menjelaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah nyata perseroan dalam mengawal pembangunan yang berkelanjutan.
"Keterlibatan CIMB Niaga dalam fasilitas sustainability-linked loan ini merupakan wujud dukungan kami terhadap keberlanjutan di industri ekstraktif," ujar Miranty dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).
Melalui pembiayaan strategis ini, CIMB Niaga berupaya memperluas diversifikasi portofolio kredit mereka pada sektor mineral kritis (critical minerals).
>>> Dewan Ekonomi Nasional Bahas Pelemahan Rupiah Bersama Presiden
Komoditas tersebut memegang peranan krusial sebagai komponen utama dalam ekosistem kendaraan listrik dan pengembangan energi bersih.
Pihak manajemen berharap kucuran dana ini dapat memberikan dampak positif bagi percepatan transisi energi, sekaligus membantu pencapaian target pembangunan berkelanjutan di skala nasional maupun global.
Penerapan Operasional Rendah Emisi
CIMB Niaga menilai bahwa produsen nikel ini telah menjalankan standar operasional yang ramah lingkungan melalui pemanfaatan energi terbarukan demi menekan emisi karbon.
Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) menjadi salah satu bukti konkret perusahaan dalam memproduksi varian nikel yang memiliki tingkat emisi rendah.
>>> Permintaan Saham IPO SpaceX Membludak Hingga Empat Kali Lipat
"Kami memahami bagaimana Vale Indonesia telah menerapkan best practice dalam operasionalnya, termasuk penggunaan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga air sehingga mampu menghasilkan produk nikel dengan emisi rendah, serta memiliki rencana pengembangan energi terbarukan dan elektrifikasi untuk menurunkan intensitas emisi di masa depan," jelas Miranty.
Update Terbaru
Dr Melanie Walker Kenalkan Bill Gates ke Jeffrey Epstein Sebelum Beri Peringatan
Rabu / 10-06-2026, 09:30 WIB
Kurs Rupiah Menguat ke Rp 17.908 per Dolar AS pada 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 09:30 WIB
OJK Dorong Fondasi Kepercayaan Industri Aset Kripto Nasional
Rabu / 10-06-2026, 09:30 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.894 Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan
Rabu / 10-06-2026, 09:28 WIB
CHINT Solar Siap Investasi Energi Terbarukan di Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 09:28 WIB
Jadwal Lengkap Timnas Jerman di Fase Grup Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 09:28 WIB
Harga Emas Antam 10 Juni 2026 Merosot, Kini Rp2.713.000 per Gram
Rabu / 10-06-2026, 09:28 WIB
Desain Vivo X Fold 6 Bocor ke Publik Jelang Peluncuran Akhir Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 09:25 WIB
Aplikasi Streaming Piala Dunia 2026 Folaplay Resmi Hadir di Android
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
Harga Emas Antam 10 Juni 2026 Anjlok Rp20.000 Per Gram
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
Harga BBM BP Naik per 1 Juni 2026, Pertamax Green Ikut Menyesuaikan
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
4 Hotel di Medan dengan SPKLU, Ramah untuk Mobil Listrik
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
BEI Suspensi Saham ADCP Akibat Penundaan Pembayaran Bunga Obligasi
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
PT Rukun Raharja Tbk Targetkan Stock Split Saham RAJA Rasio 1:5
Rabu / 10-06-2026, 09:21 WIB






