Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) melayangkan protes keras kepada FIFA setelah alokasi tiket pertandingan bagi para pendukung mereka dicabut secara sepihak.

Pembatalan ini terjadi kurang dari tiga hari sebelum laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Afrika Selatan.

>>> Jaksa Tolak Pleidoi Nadiem Makarim, Tetap Tuntut 18 Tahun Penjara

Kebijakan tersebut memaksa FFIRI menunda distribusi tiket kepada penggemar Tim Melli. Berdasarkan regulasi FIFA, setiap negara peserta berhak mendapatkan kuota 8 persen dari kapasitas stadion pada setiap pertandingan.

FFIRI menyatakan bahwa pencabutan akses tiket yang sah ini bertentangan dengan semangat kompetisi internasional dan prinsip kesetaraan antarnegara peserta.

Pihak federasi mencurigai adanya motif non-olahraga di balik keputusan tersebut.

>>> Bank Raya Optimistis Hadapi Kenaikan BI Rate dengan Perkuat Dana Murah

"Perkembangan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang campur tangan politik dalam penyelenggaraan sepak bola terbesar di dunia," ujar perwakilan FFIRI.

Ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat sebelumnya telah mengganggu persiapan Iran, termasuk pemindahan markas tim dari Arizona ke Meksiko.

>>> IHSG Melonjak 7,57% ke 5.746 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

Selain itu, sejumlah staf dan suporter Iran dilaporkan mengalami penolakan visa untuk memasuki wilayah AS.