Kemendag Terbitkan Aturan Baru Ekspor Sawit, Batu Bara, dan Paduan Besi Lewat DSI
Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi merilis mekanisme baru untuk ekspor komoditas sumber daya alam strategis. Kebijakan ini akan dijalankan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Regulasi tersebut mencakup komoditas kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi. Penerapannya dilakukan secara bertahap mulai tahun ini.
>>> Harga Emas Berjangka AS Merosot ke Level US$ 4.286
Ketentuan ini tertuang dalam tiga peraturan menteri perdagangan.
Yakni Permendag Nomor 15 Tahun 2026 untuk batu bara, Permendag Nomor 16 Tahun 2026 untuk kelapa sawit, dan Permendag Nomor 17 Tahun 2026 untuk paduan besi.
Masa Transisi Ekspor Sawit
Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag Bayu Wicaksono Putro menyatakan penataan ekspor sawit meliputi berbagai produk turunan.
Mulai dari crude palm oil, refined bleached deodorized palm oil, hingga used cooking oil dan residu.
Pemerintah menetapkan masa transisi pada 1 Juni hingga 31 Desember 2026. Eksportir yang telah memiliki Persetujuan Ekspor (PE) tetap dapat mengirim barang hingga batas waktu tersebut.
"Misalnya PE diterbitkan Oktober, seharusnya berlaku 6 bulan.
Namun berdasarkan ketentuan saat ini, masa berlakunya dibatasi paling lama hingga 31 Desember 2026," ujar Bayu dalam sosialisasi daring, Selasa (9/6/2026).
Selama masa transisi, pelaku usaha wajib menyetorkan laporan ekspor, dokumen kelengkapan, dan data pendukung kepada DSI. Per 1 Januari 2027, ekspor sawit sepenuhnya hanya bisa dilakukan melalui DSI.
Tata Kelola Ekspor Batu Bara dan Paduan Besi
Kemendag juga memberlakukan tata kelola baru untuk ekspor batu bara melalui Permendag Nomor 15 Tahun 2026.
>>> Harga Minyak Dunia Anjlok Tiga Persen ke Level Terendah Tujuh Pekan
Aturan ini mengikat delapan pos tarif dari kelompok HS 2701, HS 2702, dan HS 2703.
Update Terbaru
Rekam Percakapan Tanpa Izin: Tren Baru yang Meresahkan
Sabtu / 25-07-2026, 21:32 WIB
Xenosaga Kembali Hidup? Momo Muncul di Xenoblade Chronicles 2 Switch 2
Sabtu / 25-07-2026, 21:29 WIB
Mantan Kepala PlayStation Ungkap Alasan Sony Tutup Japan Studio
Sabtu / 25-07-2026, 21:29 WIB
Tsuya Tsuya Luncurkan Manga Spinoff Baru Akatsuki no Logos pada 18 Agustus
Sabtu / 25-07-2026, 21:29 WIB
Serial Live-Action Spooky in Love Dapat Adaptasi Webtoon
Sabtu / 25-07-2026, 21:28 WIB
Intip The Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Garapan Balai Yasa Gubeng
Sabtu / 25-07-2026, 21:28 WIB
deGaiya Luncurkan Layanan Titip Jual Tas Mewah dengan Dana Awal
Sabtu / 25-07-2026, 21:28 WIB
3 Fitur Samsung Galaxy Watch 9 yang Paling Dinantikan
Sabtu / 25-07-2026, 21:28 WIB
Mantan Juara Super Bowl Jordan Devey Meninggal Bunuh Diri di Usia 38
Sabtu / 25-07-2026, 21:26 WIB
Debut Mariano Peralta di Persib Tertunda karena Administrasi
Sabtu / 25-07-2026, 21:26 WIB
Shin Tae-yong Dihukum 10 Tahun di Korsel, Bagaimana Nasibnya di Persija?
Sabtu / 25-07-2026, 21:26 WIB
Samsung Raih Kontrak Raksasa Rp3.200 Triliun untuk Produksi Chip Broadcom
Sabtu / 25-07-2026, 21:21 WIB
Bangkai Kapal Berusia 500 Tahun Ditemukan di Gurun Namibia, Simpan 2.000 Koin Emas dan 17 Ton Tembaga
Sabtu / 25-07-2026, 21:21 WIB
10 Superfood untuk Penderita Diabetes, Mudah Ditemukan
Sabtu / 25-07-2026, 21:21 WIB







