Timnas Timor Leste resmi mengamankan slot terakhir di Grup A Piala ASEAN 2026.

Kepastian itu didapat setelah mereka menang 3-1 atas Brunei Darussalam pada leg kedua babak play-off di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (9/6/2026) malam WIB.

>>> John Herdman Puji Fleksibilitas Taktik Pemain Timnas Indonesia

Kemenangan tersebut membuat Timor Leste unggul agregat 6-1.

Sebelumnya, pada leg pertama di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah, Selasa (2/6/2026), mereka juga menang telak 3-0.

Dengan hasil ini, Timor Leste bergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, Kamboja, dan juara bertahan Vietnam. Laga pembuka mereka akan menghadapi Vietnam pada 24 Juli 2026.

Sorotan Media Vietnam

Kelayakan Timor Leste sempat mendapat sorotan negatif dari media olahraga Vietnam, The Thao 247.

Mereka menilai jarak tempuh penerbangan ke Timor Leste akan merugikan kondisi fisik skuad Vietnam asuhan Kim Sang-sik.

"Meskipun Timor Leste dan Brunei dianggap jauh lebih lemah daripada Vietnam, menghadapi Brunei jelas menawarkan lebih banyak keuntungan bagi tim asuhan Kim Sang-sik di ASEAN Championship 2026," tulis The Thao 247.

Media itu mengalkulasi jarak penerbangan langsung dari Hanoi ke Brunei hanya sekitar 2.000 km. Sementara perjalanan menuju Timor Leste membengkak hingga hampir 4.000 km.

Kondisi geografis ini dinilai mempersulit pemulihan kebugaran karena format turnamen menggunakan sistem kandang dan tandang bergantian dalam waktu singkat.

Jadwal padat mengharuskan Vietnam bertanding empat kali dalam dua pekan.

>>> Christian Eriksen Pulih di Rumah Usai Kolaps saat Denmark vs Ukraina

Penerbangan dengan jarak lebih pendek diklaim menjadi keuntungan logistik yang dapat membantu pemain menghemat energi.

"Ini berarti tim harus melakukan banyak penerbangan internasional berturut-turut, sehingga perjalanan dengan jarak yang lebih pendek akan membantu para pemain menghemat energi dan memiliki lebih banyak waktu untuk pulih," lanjut laporan tersebut.