Penyanyi dangdut Jelita Bahar memilih merintis usaha kuliner risol sebagai cara mengatasi gangguan kecemasan atau anxiety disorder.

Putri dari penyanyi senior Anisa Bahar ini mengaku kegiatan berjualan membantunya terhindar dari pikiran negatif yang memicu kambuhnya asam lambung dan kecemasan.

>>> Infrastruktur Masif Belum Cukup, Integrasi Logistik Jadi PR Besar

Bisnis risol yang dijalankan di kawasan Jabodetabek ini bukan semata-mata untuk keuntungan finansial, melainkan juga mengisi waktu luang dengan aktivitas positif.

"Kenapa aku jualan risol, karena salah satunya mencari kegiatan juga. Daripada di rumah doang ngerasa laper, kalau dibikin aktivitas kan enggak.

Buka puasa pun lapang, bisa buat sedekah dan ngasih makan orang lewat juga," ujar Jelita Bahar.

Ide berjualan camilan ini muncul sejak bulan Ramadan lalu setelah ia memutuskan menepi sejenak dari panggung hiburan.

Dalam sehari, Jelita mampu menjual 200 hingga 300 risol. Saat ini pemesanan masih terbatas di wilayah Jabodetabek.

"Ada yang minta ke luar kota cuma aku belum berani karena ini kan frozen, takutnya nanti di jalan kelamaan malah benyek dan basi," jelasnya.

Jelita terjun langsung memproses pesanan dari siang hingga malam hari dengan dibantu seorang rekan kerja.

>>> BPJS Kesehatan: Penyesuaian Iuran Perlu Dipertimbangkan dalam Rancangan Perpres

"Dramanya kadang ada yang minta foto pas aku lagi asyik goreng. Aduh, aku aja jadi gak fokus gorengnya.

Padahal kalau risol itu digorengnya harus bener, kalau enggak nanti dia bisa jadi lembek atau kulitnya pecah," tuturnya.

Keputusan beralih profesi sementara ini mendapat dukungan penuh dari keluarga besar.

Meski merindukan dunia hiburan, Jelita mengaku hanya ingin menerima panggung kecil untuk saat ini.

Ia berharap kondisi kesehatannya terus membaik agar bisa memperluas jangkauan bisnisnya kelak.

"Sebenarnya kalau dagangan itu ada untungnya. Tapi pinter-pinter kita aja.

>>> Pendaftaran SPMB SMA dan SMK Negeri Sumut 2026 Dibuka, Ini Jalur dan Jadwalnya

Kalau kita untungnya besar sih enggak mungkin besar banget lah ya. Ya pasti ada untungnya walaupun kecil," pungkas Jelita Bahar.