Pemerintah Lanjutkan Efisiensi Anggaran pada 2027
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal bahwa pemerintah akan melanjutkan kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran pada tahun 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada Selasa (9/6/2026). Langkah ini diambil untuk menjaga dan meningkatkan kualitas belanja negara guna mendukung agenda pembangunan nasional.
>>> Chatib Basri: Tiga Opsi Kelola APBN di Tengah Tantangan Fiskal
Pemerintah membidik alokasi belanja negara dalam kisaran 13,62 hingga 14,8 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Target ini telah dicantumkan dalam Dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2027.
Komitmen Tingkatkan Kualitas Belanja
"Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas belanja negara melalui upaya efisiensi dan refocusing agar alokasi anggaran semakin produktif, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat," ucap Purbaya.
Optimalisasi daya beli masyarakat dan program pengentasan kemiskinan ekstrem akan diwujudkan melalui peningkatan efektivitas subsidi dan perlindungan sosial.
>>> Ciputra Life Sesuaikan Strategi Investasi Hadapi Kenaikan Yield
Pembagian bantuan sosial akan dialihkan secara bertahap agar lebih berkeadilan dan berbasis penerima manfaat langsung dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).
"Sinergi antar program perlindungan sosial dari berbagai kementerian dan lembaga terus diperkuat agar intervensi semakin terpadu dan saling melengkapi," tambah Purbaya.
Penyelarasan belanja antara pusat dan daerah juga diperkuat untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan menyukseskan program prioritas nasional.
>>> Markas Timnas Inggris di Florida Diguncang Gempa Jelang Laga Kontra Kosta Rika
Kebijakan akselerasi belanja kementerian atau lembaga di daerah diarahkan pada program krusial seperti percepatan Makan Bergizi Gratis, penguatan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, sekolah rakyat, dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







