PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp1,05 triliun kepada para pemegang saham.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 74% dari total laba bersih yang dibukukan perseroan sepanjang tahun buku 2025.

>>> Jasa Marga Perbaiki Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi hingga 13 Juni 2026

Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Selasa, 9 Juni 2026.

Direktur TBIG Helmy Yusman Santoso mengungkapkan, dividen sebesar Rp47 per saham akan didistribusikan pada 9 Juli 2026.

Penerima dividen adalah pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal recording date 22 Juni 2026.

Helmy juga menyebutkan bahwa cum date dividen jatuh pada 18 Juni 2026.

Rencana Penerbitan Surat Utang

Selain pembagian dividen, RUPST TBIG juga menyetujui rencana penerbitan surat utang atau Notes dalam mata uang asing.

Nilai pokok keseluruhan maksimal US$900 juta, yang akan diterbitkan dalam satu atau beberapa kali dalam jangka waktu 12 bulan sejak persetujuan RUPST.

>>> Ahli Gizi Ungkap Manfaat Makan Tomat Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Penawaran surat utang ini ditujukan kepada investor di luar wilayah Indonesia, dan merupakan transaksi material sesuai Peraturan OJK No.17/POJK.

04/2020.

Langkah ekspansi dan pendanaan ini didukung oleh pertumbuhan kinerja keuangan positif sepanjang tahun lalu.

TBIG mencatatkan pendapatan Rp6,9 triliun sepanjang 2025, naik tipis 0,61% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp6,86 triliun.

Laba bersih perusahaan juga meningkat 4,79% menjadi Rp1,42 triliun pada 2025, dari sebelumnya Rp1,36 triliun.

>>> Tempe atau Tahu, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi?

Bisnis utama TBIG tetap pada penyediaan infrastruktur telekomunikasi, dengan pendapatan utama dari operator besar seperti Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata.