PT GTS Internasional Tbk (GTSI) berhasil memenangkan tender Time Charter Party dari British Petroleum (BP) untuk mendistribusikan Liquefied Natural Gas (LNG) di dalam negeri.

Pengumuman ini disampaikan pada Senin (8/6/2026) melalui keterbukaan informasi.

>>> Anime Black Torch Siap Tayang Juli 2026 Setelah Vakum Delapan Tahun

Perusahaan maritim tersebut akan mengerahkan armada terbarunya, Kapal Danaputri 1, untuk melayani rute pengapalan energi nasional.

Kapal ini akan beroperasi dari Terminal LNG di Teluk Bintuni, Papua, menuju berbagai terminal domestik di seluruh Indonesia.

Kapal pengangkut gas alam cair itu memiliki kapasitas muatan sebesar 145.000 meter kubik (m³).

Kapal tersebut telah menjadi andalan operasional GTSI sejak proses akuisisi rampung pada Oktober 2025.

>>> Ekspor China Tumbuh 19,4 Persen pada Mei 2026, Lampaui Proyeksi Pasar

Dampak Kemitraan Strategis

Kemitraan strategis ini dinilai memberikan dampak positif bagi akselerasi bisnis serta memperkuat portofolio logistik energi dan keuangan perusahaan dalam jangka panjang.

Chief Operation Officer PT GTS Internasional Tbk, Ricki, menyatakan bahwa kombinasi antara aset berkapasitas besar dan jaminan kontrak jangka panjang memberikan pondasi keuangan yang kokoh.

Melalui kerja sama ini, kesiapan infrastruktur dan kapabilitas operasional perusahaan logistik nasional di mata pelaku industri energi global semakin dipertegas.

Ricki menambahkan bahwa kemitraan ini menjadi bukti nyata dari komitmen kuat GTSI dalam mendukung rantai pasok LNG nasional secara andal, aman, dan berkelanjutan.

>>> Saham Intel Melonjak 13% Usai Google Dikabarkan Pesan 3 Juta Chip AI

Pengoperasian armada berkapasitas besar ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi energi serta memperkuat konektivitas pasokan antara pusat produksi dengan titik permintaan di wilayah Indonesia.