Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan memastikan pasokan dan distribusi energi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan aman.

Pernyataan itu disampaikan setelah ia meninjau sejumlah fasilitas operasional Pertamina di Kota Kupang pada Jumat (12/6/2026).

>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH Tahap 2 Melalui Bank Himbara dan PT Pos

Peninjauan ke Fasilitas Strategis

Kunjungan kerja tersebut menyasar beberapa titik strategis, mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Timor Raya Oesapa hingga Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari untuk memeriksa pasokan avtur.

Rangkaian pemantauan diakhiri dengan Management Walkthrough (MWT) di Integrated Terminal (IT) Tenau yang menjadi pusat distribusi energi wilayah Timor.

Dalam kesempatan itu, Mochamad Iriawan memberikan arahan langsung kepada manajemen operasional mengenai pentingnya menjaga ketahanan energi nasional melalui ketersediaan pasokan.

"Kelancaran pasokan di hulu adalah kunci utama kelangsungan pelayanan di hilir," tegasnya.

>>> MRT Jakarta Majukan Jam Operasional Dukung Jakarta International Marathon

Ia menjelaskan bahwa keterlambatan pasokan dapat memicu gangguan aktivitas ekonomi masyarakat akibat kekosongan BBM di lembaga penyalur.

Penekanan pada Keselamatan Kerja

Selain distribusi, Mochamad Iriawan juga menekankan penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta Corporate Life Saving Rules (CLSR) kepada seluruh pekerja.

"Penerapan aturan keselamatan kerja ini wajib menjadi urat nadi dalam setiap aktivitas operasional sehari-hari di lingkungan Pertamina," ujarnya.

Ia juga mengimbau budaya saling mengingatkan antarpekerja terkait keselamatan kerja.

>>> PBPI Luncurkan Program Sertifikasi Pelatih Padel Standar Internasional

Untuk menguji kesiapsiagaan operasional, tim Integrated Terminal Tenau menggelar simulasi penanggulangan kebakaran yang berjalan lancar.