Google Sewa Infrastruktur AI SpaceX Rp14,9 Triliun per Bulan
Google dikabarkan telah menyetujui kesepakatan besar dengan SpaceX untuk menyewa layanan komputasi awan guna memenuhi kebutuhan kecerdasan buatan (AI).
Berdasarkan laporan yang dikutip dari Detik iNET pada Selasa (9/6/2026), Google membayar SpaceX sebesar USD 920 juta atau sekitar Rp14,9 triliun per bulan.
>>> NASA Siap Umumkan Empat Astronot untuk Misi Artemis 3 pada 9 Juni
Kesepakatan ini mencakup penyewaan sebanyak 110.000 chip AI buatan Nvidia.
Jika kontrak berjalan hingga selesai, total nilai investasi Google diperkirakan menembus lebih dari USD 30 miliar atau setara Rp488 triliun.
Dokumen yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menunjukkan kontrak sewa berlangsung dari Oktober 2026 hingga Juni 2029.
Google menyatakan langkah ini sebagai solusi jangka pendek untuk mengamankan pasokan daya komputasi bagi platform AI Gemini Enterprise yang permintaannya melonjak.
Google memiliki hak untuk membatalkan kontrak sepihak jika SpaceX gagal memenuhi tenggat pengiriman GPU pada 30 September 2026, dengan masa tenggang satu bulan.
Setelah 31 Desember, kedua belah pihak dapat mengakhiri perjanjian dengan memberikan pemberitahuan tertulis 90 hari sebelumnya.
>>> OpenAI Rombak ChatGPT Jadi Super App, Fokus pada Fitur Coding
Kemitraan ini terungkap menjelang rencana IPO SpaceX yang dijadwalkan pekan depan dengan valuasi sekitar USD 1,8 triliun.
Hubungan Google dan SpaceX sudah terjalin sejak 2015, di mana Google diperkirakan memiliki sekitar 5 persen saham di SpaceX.
Ketersediaan ratusan ribu chip AI di SpaceX merupakan hasil merger dengan startup xAI pada awal 2026.
Entitas gabungan tersebut sedang membangun pusat data Colossus 1 di Memphis, Tennessee, yang dirancang menampung hingga satu juta GPU.
Spacex juga berencana mengoperasikan pusat data di orbit luar angkasa dalam jangka panjang.
Dalam prospektus terbaru, SpaceX mencatat biaya modal USD 7,7 miliar untuk pengadaan infrastruktur AI pada kuartal pertama 2026.
>>> Empat Raksasa Teknologi Bayar Ganti Rugi Krisis Mental Siswa AS
Selain Google, SpaceX telah menandatangani kontrak serupa dengan Anthropic pada Mei lalu untuk menyewakan sisa kapasitas server di Colossus 1 yang baru dimanfaatkan 11 persen oleh xAI.
Update Terbaru
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
VW Sempat Kaji Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Ketum MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Polri Buka Suara soal Pelibatan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
KPK Terima Surat Kejagung untuk Supervisi Kasus Febrie Adriansyah
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Media Vietnam Bantah Klaim Herdman soal Jumlah Pemain Naturalisasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Perang AS vs Iran 5 Bulan, Trump Makin Frustrasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Ekspansi Netflix ke Iklan dan Olahraga Langsung Dinilai Bisa Melemahkan Merek
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
Jumat / 24-07-2026, 19:42 WIB
Sule Bersyukur Adzam Dekat dengan Suami Baru Nathalie
Jumat / 24-07-2026, 19:39 WIB







