"Hari Sabtu jauh lebih baik dibandingkan Jumat," ungkap Veda.

Ia mengakui bahwa timnya sempat mengalami hambatan besar dalam menentukan arah pengaturan motor yang tepat pada awal rangkaian pekan balap di Prancis.

"Jujur saja, selama sebagian besar akhir pekan kami kesulitan menemukan pengaturan dan feeling terbaik dengan motor, terutama selama sesi pagi di mana saya sama sekali tidak senang dengan posisi dan catatan waktu lap," jelasnya.

Kerja keras para teknisi Honda Team Asia dalam merombak setelan kendaraan sebelum sesi kualifikasi menjadi kunci utama yang mengembalikan kenyamanan berkendara bagi sang pembalap.

"Tetapi tim bekerja sangat keras dan sebelum kualifikasi kami mengubah beberapa setelan pada motor yang langsung memberi saya kepercayaan diri yang jauh lebih besar," lanjutnya.

Veda memiliki modal kuat di Le Mans setelah pada seri balapan sebelumnya di Jerez, Spanyol, mampu mengamankan finis di posisi keenam meskipun harus mengawali perlombaan dari posisi start ke-17.

>>> Timnas Indonesia Diingatkan Jangan Jemawa Hadapi Mozambik di SUGBK

Saat ini pembalap yang baru menginjak usia 17 tahun tersebut bertengger di peringkat keenam klasemen sementara Moto3 dengan mengoleksi 37 poin, terpaut 53 angka dari Maximo Quiles di posisi puncak.