Timnas Indonesia akan menghadapi Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (9/6/2026) malam WIB.

Pengamat sepak bola Raja Isa Raja Akram Syah mengingatkan skuad Garuda agar tidak menganggap remeh lawan. Ia menilai Mozambik tetap berpotensi memberikan kejutan.

>>> Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam, Lolos ke Semifinal Piala AFF

"Timnas Indonesia jangan jemawa setelah berhasil mengalahkan Oman.

Kalau over confidence, Timnas Indonesia akan lengah dan Mozambik bisa membalikkan prediksi," kata Raja Isa, dilansir dari Bola.

Mantan pelatih PSM dan Persipura itu menyoroti keunggulan fisik pemain Afrika yang perlu diantisipasi dengan strategi matang dari pelatih John Herdman.

"Pemain Afrika secara biologis punya fisik lebih tinggi dan kuat. Namun, itu tak jadi masalah bagi Timnas Indonesia jika John Herdman meracik taktik tepat," ucapnya.

Faktor tuan rumah di SUGBK diharapkan memberikan dampak psikologis positif. Dukungan suporter fanatik Garuda bisa menjadi tekanan bagi Mozambik sekaligus motivasi bagi timnas.

"Aura GBK dan dukungan fans fanatik Garuda bisa jadi tekanan cukup berat bagi Mozambik. Sebaliknya, atmosfer ini bisa membuat pemain Timnas Indonesia punya spirit luar biasa," jelasnya.

>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik demi Naikkan Peringkat FIFA

Secara peringkat, Mozambik berada di posisi 101 FIFA, dengan catatan tertinggi di peringkat 66 pada 1997.

Mereka bukan negara level atas di CAF dan jarang tampil di Piala Dunia.

"Mozambik bukan seperti Maroko, Kamerun, atau Nigeria yang sering tampil di Piala Dunia. Jadi berimbanglah kekuatan mereka dengan Timnas Indonesia," lanjut Raja Isa.

Meski fondasi skuad asuhan John Herdman dinilai cukup kuat berkat kemenangan atas Oman, kewaspadaan tetap diperlukan. Konsistensi taktik dan kondisi psikologis pemain menjadi krusial.

"Namun, sekali lagi, pemain jangan jemawa. John Herdman harus memastikan konsistensi taktik dan strategi.

>>> Timnas Indonesia Uji Coba Lawan Mozambik di SUGBK, Ujian Perdana John Herdman Hadapi Afrika

Dan, bagaimana menjaga psikologis pemain," tuturnya.