Perjalanan haji merupakan pengalaman spiritual terbesar bagi jutaan umat Islam. Namun, fase setelah kepulangan ke tanah air justru menjadi masa krusial untuk mempertahankan kemabruran ibadah.

Para ulama menjelaskan bahwa Islam mengajarkan sejumlah amalan saat seorang Muslim kembali dari Tanah Suci.

>>> Pemerintah Alihkan Seluruh Pasokan Minyakita Langsung ke Pasar Rakyat

Salah satunya adalah membaca doa pulang haji sebagai bentuk penghambaan dan harapan agar ibadah diterima Allah SWT.

Keutamaan Membaca Doa Pulang Haji

Kesempatan menjadi tamu Allah di Makkah dan Madinah tidak didapatkan semua orang.

Banyak yang harus mengantre hingga puluhan tahun, sehingga kepulangan dalam kondisi sehat merupakan nikmat besar yang wajib disyukuri.

Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman: "Dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku." (QS Al-Baqarah: 152).

Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah menjelaskan bahwa syukur tidak sebatas lisan, melainkan harus diwujudkan melalui peningkatan ibadah dan perilaku lebih baik.

Kebiasaan membaca doa saat kembali dari perjalanan memiliki dasar kuat dari Rasulullah SAW.

Berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW biasanya singgah ke masjid untuk salat dua rakaat terlebih dahulu saat pulang dari bepergian.

Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi menyebutkan tradisi ini menunjukkan pentingnya mengawali kepulangan dengan mendekatkan diri kepada Allah.

Ulama menganjurkan jemaah haji melakukan salat sunah dua rakaat di masjid terdekat sebelum masuk rumah.

Bacaan Doa Pulang Haji

Buku Panduan Doa & Zikir Haji dan Umrah terbitan Kementerian Haji dan Umrah RI menganjurkan jemaah membaca doa syukur selepas salat sunah.

Doa ini berisi pujian atas pertolongan Allah yang memberikan keselamatan selama safar.